Korea

Korut Ancam Tembaki Kantor Media Korsel

Kompas.com - 05/06/2012, 11:51 WIB

PYONGYANG, KOMPAS.com — Militer Korea Utara mengancam akan menggelar sebuah serangan artileri ke sejumlah koordinat tertentu di kawasan Korea Selatan, yang diketahui sebagai kantor-kantor kelompok media massa konservatif di negeri itu.

Ancaman serangan itu menyusul sejumlah pemberitaan yang dilakukan media massa bersangkutan, yang dianggap telah menghina Korut dan kebijakan pemimpin barunya, Kim Jong Un. Peringatan dilontarkan pada Senin (4/6/2012). 

Sejumlah koordinat itu mengacu pada sedikitnya tujuh kantor media massa Korsel. Lebih lanjut dalam pernyataan yang dikeluarkan dari Staf Umum Angkatan Bersenjata Korut disebutkan, ancaman akan direalisasikan jika Seoul tidak segera meminta maaf lantaran dinilai ikut-ikutan menyuarakan "kampanye penghinaan jahat" terhadap sebuah festival yang digelar di Korut.

"Ancaman seperti ini terlalu serius untuk diabaikan," ujar juru bicara Kementerian Univikasi, Kim Hyung-suk, menanggapi ancaman yang disampaikan melalui kantor berita Korut (KCNA) itu.

Salah satu dari tujuh media massa Korsel yang diancam adalah jaringan stasiun televisi Channel A, yang memang berafiliasi dengan harian konservatif Dong-a Ilbo.

Dalam pemberitaannya, Channel A mendeskripsikan dan menyebut festival anak-anak yang digelar di Pyongyang sebagai "pertunjukan politik" bergaya Adolf Hitler.

Sebelumnya, sekitar 20.000 anak-anak Korut terlibat dalam sebuah festival yang digelar Pyongyang dalam rangka memperingati hari jadi ke-66 Serikat Anak-anak Korea. Dalam acara peringatan yang berlangsung enam hari sejak Minggu kemarin itu, anak-anak dibawa berkeliling Pyongyang dan dilibatkan dalam acara-acara budaya dan politik, mengunjungi kebun binatang, dan juga restoran-restoran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau