BNN Musnahkan Narkotika Selundupan dari Belanda

Kompas.com - 07/06/2012, 11:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan narkotika golongan satu dengan total 1.421,9 gram di kantor BNN, Kamis (7/6/2012). Narkotika tersebut merupakan hasil sitaan BNN pada penyelundupan narkotika dari Belanda.

"Barang bukti yang dimusnahkan hasil penyeludupan kerjasama BNN dan bea cukai pada 15 Mei lalu. Berawal dari kecurigaan paket kiriman dari belanda dalam kardus," kata Kabag Humas BNN, Komisaris Besar Sumirat Dwiyanto, Kamis.

Barang bukti yang dimusnahkan yakni jenis ganja kering seberat 1190 gr, kokain 222,4 gr, dan ekstasi 39 butir atau setara dengan  9,5 gr.

Paket yang bertuliskan "Voor de Allerliefs Jut" awalnya diselidiki petugas dengan mengirim lewat Kantor Pos Pasar Baru ke alamat PT Gaia Maru, Kosambi, Jakarta Barat. Saat tiba di lokasi, petugas menyerahkan paket tersebut kepada pegawainya berinisial H. Hasil pemeriksaan lebih lanjut H diperintah tersangka STW untuk mengambil paket asal Belanda tersebut.

"STW juga kerja di PT. Gaia Maru. Dia  tinggal di Apartemen Rasuna Tower, Kuninang," lanjut Sumirat.

Sumirat menjelaskan, pada meja kerja STW juga ditemukan tujuh paket narkoba jenis ganja, kokain, dan ekstasi.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau