Jerman Waspadai Ronaldo

Kompas.com - 08/06/2012, 03:44 WIB

Gdansk, Kamis - Kesuksesan Jerman menggulung Portugal 3-2 pada perempat final Piala Eropa 2008 masih melekat di benak pemain Jerman. Tim ”Panser” bertekad mengulang kesuksesan empat tahun lalu, tetapi ada satu pemain yang harus diwaspadai: Cristiano Ronaldo.

Insting menyerang Ronaldo mencapai klimaksnya di Liga Spanyol musim 2011-2012 dengan menghasilkan 46 gol. Ronaldo mencetak total 60 gol bersama Real Madrid musim ini. Di Liga Spanyol musim 2010-2011, Ronaldo ”hanya” menghasilkan total 53 gol.

Tim ”Panser” menilai Ronaldo sebagai ancaman terbesar pada pertandingan babak penyisihan Grup B antara Jerman melawan Portugal, Minggu (10/6) dini hari WIB, di Lviv, Ukraina.

Penyerang Jerman, Lukas Podolski, mengakui kehebatan Ronaldo sebagai salah satu penyerang terbaik yang pernah ada di dunia. ”Kami harus menghentikan Ronaldo. Dia harus dibungkam,” kata Podolski kepada koran Jerman, Bild.

Menurut Podolski, cara membungkam Ronaldo adalah bermain agresif dan sebisa mungkin menjauhkan bola dari kaki Ronaldo. Podolski optimistis tim ”Panser” akan sanggup menghentikan Portugal dengan tulang punggung tim para pemain muda seperti Mesut Oezil, Thomas Mueller, dan Mario Gomez.

”Pulihnya Bastian Schweinsteiger dari cedera menambah kekuatan kami. Kehadiran Schweinsteiger akan membuat Portugal takluk,” ujarnya.

Namun, Podolski tidak bisa mengelak bahwa kondisi tim Jerman di Piala Eropa 2012 memiliki celah yang dapat diterobos Ronaldo dan kawan-kawan. Dalam pertandingan uji coba, Jerman kalah 3-5 dari Swiss. Keroposnya barisan belakang Jerman yang diakui sendiri oleh Pelatih Joachim Loew akan menguntungkan Portugal.

”Kalau kami menang melawan Portugal, langkah ke depan terasa lebih ringan. Namun, kalau kalah, kami benar-benar tertekan,” kata Podolski.

Pembalasan Portugal

Bagi kubu Portugal, inilah kesempatan mereka membalas sakit hati karena kalah di perempat final Piala Eropa 2008. Ronaldo optimistis kekuatan Portugal sanggup mengimbangi Jerman meskipun mereka akan menjalani partai yang ”berdarah-darah” karena beratnya lawan yang dihadapi. Portugal tidak boleh membuat kesalahan pada pertandingan pertama yang akan menyulitkan langkah mereka ke babak selanjutnya.

”Portugal berada dalam grup yang paling berat di Piala Eropa 2012. Namun, itu bukan alasan untuk menyerah. Kami sudah mempersiapkan diri selama berbulan-bulan,” kata Ronaldo yang kini menyandang ban kapten tim Portugal.

Ronaldo sangat yakin pada kemampuan rekan-rekan satu timnya. Dia menegaskan, semua pemain di tim Portugal adalah pemain yang mudah diajak kerja sama dan kompak.

Senasib dengan Jerman, Portugal juga tidak terlalu bersinar dalam laga persahabatan menjelang Piala Eropa. Portugal takluk dari Turki 1-3 dan bermain imbang 0-0 melawan Macedonia. (AFP/WAD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau