Jokowi-Ahok Dapat GBK, Faisal dan Alex Tak Pasti

Kompas.com - 15/06/2012, 20:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim sukses Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama kini bisa bernapas lega. Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta itu memperoleh kesempatan menggunakan Stadion Gelora Bung Karno sebagai tempat untuk menghelat Kampanye Rapat Umum Terbuka pada 1 Juli 2012.

Anggota tim sukses Jokowi-Ahok, Riffa Juffiasari mengatakan, dirinya sangat bersyukur karena pihaknya mendapatkan kesempatan tersebut. Hasil ini diperoleh setelah pihaknya mengambil undian bersama tim sukses Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini.

"Hampir dari semua pasangan calon memang menginginkan menggunakan Stadion GBK karena daya tampungnya yang besar," kata Riffa di Kantor KPUD Provinsi DKI Jakarta, Jalan Budi Kemulyaan, Jakarta, Jumat (15/6/2012).

Ia mengatakan, Stadion GBK dipilih dengan karena mempertimbangkan banyaknya massa dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Gerindra yang mencalonkan Jokowi-Ahok. Stadion tersebut dinilai mampu menampung massa pendukung tersebut.

Sementara itu, tim sukses Hidayat-Didik yang diwakili oleh Tubagus Arif langsung meninggalkan tempat rapat ketika mendapatkan undian kosong, yang berarti tidak berkesempatan menggunakan Stadion GBK.

Sementara itu, tim sukses Faisal Basri-Biem Benyamin dan Alex Noerdin-Nono Sampono justru bersitegang dengan KPUD DKI Jakarta. Itu dikarenakan rencana kedua pihak untuk menggunakan Stadion GBK pada 7 Juli terhambat karena stadion tersebut sudah direservasi terlebih dahulu untuk acara lain.

KPUD DKI Jakarta mencari jalan tengah dengan menawarkan tempat lain di dalam kompleks GBK, antara lain Istora Senayan, Lapangan Parkir Timur, Lapangan Parkir Barat, dan Stadion Renang. Namun, hal tersebut ditolak mentah-mentah oleh kedua tim sukses. Kedua kubu bahkan tidak mau mengambil undian yang telah disiapkan. "Untuk apa kami mengambil undian jika kami tetap tidak bisa memakai Stadion Utama GBK," ujar anggota tim sukses Alex-Nono, Abu Sangaji.

Kedua tim sukses ini juga menolak melanjutkan kembali rapat koordinasi yang sedianya dilanjutkan pada pukul 19.30 WIB. Menurut mereka, tanpa ada kepastian dari Stadion GBK tersebut, rapat lanjutan tersebut tidak akan membuahkan hasil apa pun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau