Wawancara

Gomez: Terlalu Dini Bicara Final

Kompas.com - 19/06/2012, 03:45 WIB

Kesuksesan Jerman meraup nilai sempurna atau sembilan poin di penyisihan Grup B Piala Eropa 2012 kian menguatkan status favorit tim ”Panser” sebagai kandidat juara. Dengan kemenangan 2-1 atas Denmark di Stadion Arena, Lviv, Ukraina, Minggu (17/6) atau Senin dini hari WIB, tim asuhan Pelatih Joachim Loew itu selalu menang sejak babak kualifikasi berlangsung.

Jalan menuju final terlihat mudah jika melihat calon lawan mereka di perempat final adalah Yunani, tim yang belum pernah mengalahkan Jerman. Namun, anggapan itu coba ditepis para pemain yang menyebut perjalanan ke final masih jauh. Hal itu, antara lain, yang dikatakan striker Mario Gomez.

Bek Per Mertesacker, yang tidak diturunkan saat melawan Denmark, juga mengingatkan, tidak mudah melewati babak demi babak di Piala Eropa. Bek Arsenal itu memberi contoh, andai kata Denmark mampu menambah satu gol sebelum bek Lars Bender mencetak gol, Jerman bisa saja tersingkir mengingat Portugal memukul Belanda 2-1 di Kharkiv, Ukraina.

Berikut petikan wawancara wartawan, termasuk Kompas, dengan Gomez dan Mertesacker di mixed zone Stadion Arena Lviv seusai laga.

Tanya (T): Mario, pertandingan yang tidak mudah mengingat jika Denmark mencetak satu gol lagi, Jerman terancam?

Mario Gomez (MG): Ya, benar. Seperti telah saya katakan sebelumnya, di babak pertama kami memiliki beberapa peluang. Andai kami mencetak gol lagi (di babak pertama), bakal sangat mudah bagi kami. (Di babak itu) kami ternyata tidak bisa menambah gol.

T: Anda akan menghadapi Yunani di perempat final. Bagaimana perkiraan Anda soal laga itu?

MG: Mereka tim yang bagus dalam bertahan.

T: Jadi, apa yang harus Anda mainkan?

MG: Kami harus menang.

T: Mario, apa pendapat Anda dengan posisi Jerman sebagai favorit juara, sama seperti Spanyol yang juga favorit? Dengan pencapaian yang bagus di penyisihan grup, apakah Anda berpikir Jerman akan kembali bertemu Spanyol di final?

MG: Kami harus memainkan laga terakhir. Baru kita bisa membicarakan hal itu.

T: Anda berpikir Spanyol dan Jerman favorit di ajang ini?

MG: Saya tidak berpikir soal favorit. Saya hanya bermain untuk tim dan gembira telah lolos ke perempat final, dan ingin terus melaju hingga final, tetapi perjalanan itu masih jauh.

T: Memetik sembilan poin hasil maksimal bagi Jerman?

Per Mertesacker (PM): Kami pantas mendapatkan sembilan poin di penyisihan grup. Sejak awal sering dibicarakan bahwa ini grup sulit. Jika Anda lolos dengan memanen sembilan poin, Anda pantas lolos dengan cara yang baik.

T: Dalam jumpa pers, Pelatih (Joachim Loew) menyebut Denmark tim yang sangat-sangat kuat....

PM: Ya, ya. Mereka terutama di babak kedua juga memiliki peluang untuk lolos. Gol kedua kami sangat kami nantikan malam ini karena Portugal mencetak gol kedua dan memimpin. Andai Denmark mencetak satu gol lagi, kami akan tersingkir. Kami berpikir soal situasi-situasi itu dan segalanya bisa diatasi.

T: Apakah ada ketegangan di bangku cadangan dan ada strategi baru yang dirancang?

PM: Tentu saja. Kami menyelesaikannya dengan cara yang bagus. Karena Denmark sangat defensif, terutama di babak kedua. Semua berpikir harus ada yang dikerjakan karena mereka harus menang jika ingin melaju. Tetapi, kami mendapat banyak penguasaan bola dan pada saat yang tepat kami mencetak gol.

T: Sebagai pemain Arsenal, Anda tentu senang melihat Lukas Podolski bisa mencetak gol?

PM: Tentu. Kadang-kadang ada perasaan bagus soal pemain dan Lukas hari ini memperlihatkan dirinya bisa menjadi pemain bertahan dan juga menjadi pencetak gol yang baik, terutama dengan kaki kanan. Menyenangkan bisa memilikinya dalam skuad. Ia salah satu striker yang selalu berbahaya dalam setiap posisi di lapangan.

T: Apakah Anda juga mengamati pemain lain di ajang ini?

PM: Saya sangat gembira bisa bertemu banyak pemain. Kami punya situasi yang sama, yakni ada dalam tim, tetapi tidak bermain. Kami juga ingin mendapatkan beberapa pengalaman dari Alex Oxlade-Chamberlain. Saya sangat gembira dengan mereka karena mereka selalu tidak bermain tetapi mencetak gol.

Ini momentum khusus jika Anda tidak masuk tim, lalu Anda diturunkan dan mencetak gol. Ia memperlihatkan penampilan musim yang bagus di Arsenal. Saya pikir, ketika Anda masuk dan Anda bukan tim utama, Anda perlihatkan kekuatan Anda dan dia sangat percaya diri.

 (Mh Samsul Hadi dari Lviv, Ukraina)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau