Euro 2012

Sengatan Juara Bertahan

Kompas.com - 19/06/2012, 05:43 WIB

GDANSK, KOMPAS.com — Berlaga di bawah standar, Spanyol menyengat Kroasia pada laga penutup Grup C. Juara bertahan itu mengirim pulang Kroasia setelah laga di Gdansk Arena, Gdansk, Polandia, Senin (18/6/2012) berakhir 1-0 (0-0). Keunggulan atas anak-anak asuhan Slaven Bilic itu membuat "La Furia Roja" memuncaki klasemen Grup C.

Selanjutnya pasukan Vicente del Bosque itu bakal menghadapi peringkat kedua grup D yang baru akan ditentukan dalam laga Selasa (19/6/2012). Kemenangan tipis berkat gol gelandang serang Sevilla, Jesus Navas, itu juga langsung mengirim pulang Kroasia.

Hasil itu menyusul kemenangan Italia atas Irlandia dengan skor 2-0 di waktu berbarengan. Italia menduduki peringkat kedua Grup C setelah mengemas lima poin.

Bermain dengan keraguan di lini depan membuat Fernando Torres tidak bisa berbuat banyak mengobrak-abrik pertahanan Kroasia. Pilihan Bilic yang memainkan pemain belakang asal Dynamo Zagreb, Domogoj Vida, ketimbang gelandang Dortmund, Ivan Perišic, terbukti memperkuat kekuatan bertahan.

Bilic juga membuat perubahan dengan membangkucadangkan penyerang Everton, Nikica Jelavic. Ia memilih gelandang Bayern Muenchen, Danijel Pranjic, untuk menyokong serangan.

Namun, striker milik Wolfsburg, Mario Mandzukic, yang beroperasi dengan sokongan Darijo Srna dan Luka Modric juga mesti menunggu hingga menit ke-24 sebelum mencoba kemampuan Iker Casillas di bawah mistar gawang. Tiga menit sebelumnya, Torres dan Pique membahayakan gawang Kroasia yang dikawal Stipe Pletikosa.

Hingga usai babak pertama, sejumlah peluang mencetak gol diperoleh Spanyol. Namun, tidak tampaknya kengototan para pemain memperburuk kualitas penyelesaian akhir.

Hanya mobilitas David Silva yang tampak menghidupkan serangan. Sekalipun itu tidak kunjung direspons dengan permainan tiki-taka yang biasa diperagakan juara bertahan.

Bahkan, pada menit ke-59 Casillas mesti mengerahkan kemampuannya memblok sundulan akurat Ivan Rakitic. Gelandang Sevilla itu nyaris membuyarkan peluang Spanyol ke perempat final.

Titik balik Spanyol terjadi pada menit ke-61 setelah del Bosque menarik Torres dan memasukkan Jesus Navas. Gelandang Sevilla itu langsung tampil dengan agresivitas tinggi sebelum Del Bosque menyadari masih ada yang salah dengan taktiknya.

Ia kemudian kembali melakukan pergantian pemain dengan membangkucadangkan Silva pada menit ke-73 dan menukarnya dengan Cesc Fabregas. Tetapi, pada menit ke-79 Casillas lagi-lagi mesti bekerja keras menyelamatkan gawangnya dari tendangan voli Ivan Perisic.

Barulah pada menit ke-87 Spanyol memecah kebuntuan. Berawal dari terobosan Fabregas yang mengirim umpan lambung pada Iniesta di sisi kanan gawang. Dengan sekali kontrol dadanya, Iniesta mengirim umpan pada Navas yang langsung menceploskan bola ke gawang Kroasia.

Arsitek Spanyol Vicente del Bosque sepakat timnya tampil buruk. Tidak banyak pilihan untuk melakukan serangan. "Penampilan kami secara keseluruhan tidak cemerlang, tetapi kami mendominasi," katanya.

Sementara Bilic mengatakan, skema laga yang ia rencanakan berjalan lancar hingga gol Navas membuyarkan segala yang dia harapkan. "Semuanya berjalan dan kami melakukannnya dengan baik, kecuali skor akhirnya. Kami gagal karena sedikit faktor keberuntungan yang membuat perbedaan," katanya. (AP/AFP/Reuters/INK)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau