Euro 2012

Swedia Pulang dengan Dagu Terangkat

Kompas.com - 20/06/2012, 05:41 WIB

KOMPAS.com — Perancis memastikan lolos dari babak final meski melewati laga terakhirnya dengan mengecewakan. Tim "Les Bleus" dicundangi kesebelasan yang tersingkir dari Piala Eropa 2012, Swedia, dengan skor 0-2. Para pemain Swedia boleh angkat kaki, tetapi mereka pulang dengan dagu terangkat.

Perancis seakan ingin mengendurkan saraf sejenak dengan tidak memasang kuda-kuda secara maksimal. Maklum, setelah dua kali pertandingan melawan Inggris dan Ukraina, Perancis bisa bertengger di posisi puncak klasemen sementara.

Pelatih Perancis Laurent Blanc membongkar pasang tiga pemain, yakni gelandang tengah Yohan Cabaye dengan Yann M’Vila dan penyerang kanan Jeremy Menez dengan Hatem Ben Arfa. Padahal, Cabaye dan Menez sebelumnya berjasa mempersembahkan gol saat pertandingan melawan Ukraina.

Ketakutan akan sanksi kartu kuning yang diperoleh Cabaye pada laga tersebut membuat Blanc tak mau mengambil risiko menurunkannya pada partai terakhir babak penyisihan Piala Eropa 2012. Dalam laga melawan Swedia, Perancis seolah ingin membuat lawannya letih.

Para pemain Swedia dibuat mengejar operan-operan pendek, sementara Perancis mengincar peluang menyerang. Akan tetapi, Swedia juga bermain sungguh-sungguh sehingga laga berjalan dengan tempo cepat. Setidaknya hingga 10 menit pertama, pergerakan kedua tim masih berupa serangan minor.

Kejutan pertama tim biru-kuning datang saat bek tengah Perancis, Philippe Mexes, kalah berduel di udara dengan penyerang Swedia Ola Toivonen. Setelah Mexes diatasi, Toivonen mendapatkan kesempatan beraksi di depan gawang Perancis dengan kawalan kiper Hugo Lloris.

Sayang, Toivonen terlalu jauh bergerak ke arah tepi gawang sehingga sudut untuk menembak terlampau sempit. Tendangan Toivonen akhirnya hanya membentur sisi gawang. Mental Perancis mulai kendur ketika tanpa diduga penyerang Swedia, Zlatan Ibrahimovic, mencetak gol indah.

Seusai memperoleh operan dari Sebastian Larsson, Ibrahimovic sempat berhadap-hadapan dengan Mexes, tetapi tak mampu mencegah gawang Perancis kebobolan pada menit ke-54. Kapten Swedia itu melepaskan bicycle kick atau tendangan sepeda yang brilian, membuat posisi timnya unggul, 1-0.

Lagi-lagi, Swedia menggedor lini belakang Perancis dengan sepakan gelandang Christian Wilhelmsson pada menit ke-58. Wilhelmsson menerima operan dari Ibrahimovic, tetapi masih bisa ditepis kiper lawan. Perancis kemudian mendapatkan kesempatan pada menit ke-65.

Nasri melepaskan tembakannya, tetapi melenceng ke kanan gawang. Dalam keputusasaan, Blanc memutuskan untuk memasang Menez pada menit ke-77 dengan harapan aksi menjebol gawang yang dilakukannya pada laga melawan Ukraina bisa terulang. Harapan Blanc kandas.

Perancis malah mendapatkan hantaman kedua setelah Larsson mematahkan pertahanan lawan dengan mengoyak gawang Perancis pada menit pertama perpanjangan waktu babak kedua. Pertahanan Perancis kedodoran. Perancis mencoba mendesak lawan dengan menyerang lebih agresif pada babak kedua.

Tekanan Perancis malah menghasilkan kartu kuning untuk Mexes pada menit-68 sehingga ia tak bisa bermain dalam laga selanjutnya. Hingga pertandingan berakhir, Perancis tak berdaya. Keunggulan Swedia itu menjadi kemenangan pertama atas Perancis setelah 43 tahun, tepatnya Oktober 1969.

Nama-nama beken pemain Perancis seperti Franck Ribery, Karim Benzema, dan Patrice Evra belum menjadi jaminan sebagai pencetak gol. Sejauh ini, selama Piala Eropa 2012, mereka belum pernah sama sekali menambah angka untuk Perancis.

Untuk tim sekelas juara Piala Dunia dan Piala Eropa, gempuran Perancis tidak sedahsyat biasanya. Padahal, tim "Ayam Jantan" akan menghadapi tantangan berat dengan menghadapi juara Piala Eropa 2008, Spanyol, Sabtu mendatang.

"Kami memang akan berlaga dengan tim yang jauh lebih kuat. Perancis akan membuktikan mampu melangkah lebih jauh," kata gelandang Yann M’Vila. Itulah laga terakhir Swedia. Mereka harus angkat koper, tetapi melangkah dengan kepala tegak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau