Korban Tewas Kebakaran Kios Premium Jadi 11 Orang

Kompas.com - 02/07/2012, 00:16 WIB

BATUSANGKAR, KOMPAS.com - Korban meninggal dunia akibat kebakaran kios eceran premium dan mobil pemadam kebakaran pada 7 Mei lalu bertambah menjadi 11 orang.

Ratusan masyarakat Kenagarian Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Tanahdatar, Sumatera Barat, menghadiri pemakaman jenazah korban kebakaran, Bobi Elmansyah (11), Minggu.

Korban ke-11 ini meninggal dunia di Rumah Sakit M. Djamil Padang, Minggu (1/7/2012) sekitar pukul 08.00 WIB.

Pemakaman jenazah siswa kelas V SDN 29 Padang Datar itu dihadiri Kepala Inspektorat Arsal Ummah mewakili Bupati Tanahdatar, dan pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkab Tanahdatar.

Jenazah tiba di rumah duka, Jorong Padang Datar, Nagari Pagaruyung sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian, dilakukan prosesi pelepasan jenazah dan disalatkan di Masjid Nurul Huda Padang Datar, serta dimakamkan di pandam pemakaman keluarga.

Pada acara pelepasan jenazah, Kepala Inspektorat Arsal Ummah atas nama masyarakat dan pemerintah daerah mengucapkan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum.

"Kita merasa sangat kehilangan atas kepergian almarhum untuk selama-lamanya. Marilah kita mendoakan agar almarhum dapat diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan dapat tabah menerima cobaan tersebut," tuturnya.

Ia mengharapkan warga Tanahdatar untuk mendoakan para korban kebakaran yang masih dirawat di rumah sakit untuk cepat sembuh dan dapat beraktivitas kembali seperti semula.

Arsal menyebut duka ini bukan semata dirasakan keluarga korban, melainkan sudah menjadi duka seluruh masyarakat Kabupaten Tanahdatar.

Hal senada juga disampaikan Walinagari Pagaruyung, M. Jamaris Sutan. Ia mengucapkan terima kasih kepada warga Pagaruyung yang ikut merasakan duka atas kepergian salah satu warganya itu.

Almarhum Bobi Elmansyah adalah anak kedua dari pasangan Erman dan Eldawati. Bobi Elmansyah pada waktu terjadi kebakaran sempat dirawat di RSUD Ali Hanafiah Batusangkar. Namun, karena luka bakarnya di atas 50 persen, korban dirujuk ke RS M. Djamil Padang.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, almarhum sudah dirawat di rumah sakit selama 53 hari, yakni di RS M. Djamil Padang selama 30 hari dan di RSUD Ali Hanafiah Batusangkar selama 14 hari.

Sementara itu, Kepala BPBD Tanahdatar Altri Suwandi mengatakan, sampai saat ini, pasien korban kebakaran yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak empat orang.

Empat korban yang dirawat di RSUD Batusangkar, yakni Harya Nandi (15), David (26), Adelia (5), dan Dendi Rendoni (29).

Kesebelas korban yang meninggal dunia, yaitu Iswandi (37), Delon (11), Suwarji (38), Taufik Hidayat (12), Dirga (12), Doni Nofrizal (25), Zul Ardi Putra (19), Sandri (26), Rahmad Afdhal (10), Okto Bahar Asmar (46), dan Bobi Elmansyah (11).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau