Paris, Senin
Empat tahun lalu, China keluar sebagai pengumpul medali terbanyak ketika mereka menjadi tuan rumah pelaksanaan olimpiade tersebut.
Untuk angkat besi, China juga menjadi juara umum. Total mereka meraih 8 medali emas dari 15 medali emas yang tersedia di Beijing. Selain itu, mereka menambah 1 perak.
Di London nanti, cabang angkat besi bakal diikuti 260 atlet, yakni 156 lifter putra serta 104 lifter putri.
Sama seperti di Beijing, pada Olimpiade London 2012, cabang angka besi kembali memperebutkan 15 medali emas. Lokasi pertandingan angkat besi olimpiade di ExCel Arena, di wilayah timur London, dekat dengan daerah pelabuhan.
Perebutan seluruh 15 medali emas tersebut di delapan kelas putra dan tujuh kelas putri. Kelas untuk putra meliputi 56 kilogram, 62 kg, 69 kg, 77 kg, 85 kg, 94 kg, 105 kg, dan + 105 kg.
Untuk kelas putri adalah kelas 48 kg, 53 kg, 58 kg, 63 kg, 69 kg, 75 kg, dan + 75 kg.
Ada dua kategori di angkat besi, yakni snatch serta clean dan jerk. Setiap lifter peserta mendapat kesempatan tiga kali untuk mengangkat barbel di setiap nomor yang diikuti.
Lifter dengan total angkatan terbaik dari tiga kesempatan itu berhak memperoleh medali emas. Jika ada lifter yang mengangkat total beban yang sama, penentuan pemenang adalah melalui berat badan lifter. Lifter dengan berat badan lebih ringan tetapi dapat mengangkat total beban yang sama berhak atas medali emas.
Saat di Beijing, pencapaian 8 medali emas China, empat di antaranya berkat upaya lifter putri. Emas itu dari lifter di kelas 48 kg, 58 kg, 69 kg, dan 75 kg.
Ma Wenguang, Presiden Asosiasi Angkat Besi China, memprediksi, di London nanti perolehan medali lifter putri mereka belum tentu sama dengan di Beijing. Meski dua lifter putri China memecahkan rekor dunia pada Kejuaraan Nasional Angkat Besi Putri China, hal itu bukan jaminan China bakal berjaya.
”Hasil yang bagus, tetapi terlalu dini menyatakan kami bakal mendominasi lagi di London,” kata Ma Wenguang.
Salah satu pencetak rekor dunia baru adalah Tian Yuan, pemegang gelar juara dunia saat digelar di Paris tahun 2011. Tian yang berusia 19 tahun berlaga di kelas 48 kg.
Dia memecahkan rekor dunia clean dan jerk, dengan mengangkat barbel seberat 126 kg. Total angkatan Tian adalah 221 kg. Hasil itu lebih baik ketimbang di Paris yang 207 kg.
Angkatan Tian di kejuaraan nasional itu menjadi rekor dunia baru. Di kategori clean dan jerk, angkatan Tian lebih berat 5 kg dan di total angkatan lebih baik 4 kg dari rekor lama. ”Saya kian percaya diri. Hal itu menjadi modal bagi saya untuk bertarung di London,” kata Tian.