144 Tentara Indonesia dan China Latihan Bersama

Kompas.com - 04/07/2012, 07:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 144 prajurit dari Pasukan Khusus TNI AD dan People's Liberation Army (PLA) China, menggelar latihan bersama Sharp Knife ke-2 TA. 2012 di Pangkalan Latihan Terpadu, Jinan, China. Latihan tersebut dibuka oleh Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya dan Kepala Staf Kodam Jinan, Mayjen Ma Qiu Xing.

Dalam amanat yang dibacakan Danjen Kopassus, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, perkembangan lingkungan yang mengarah pada isu tertentu mendorong tiap negara untuk membangun kemitraan. Langkah tersebut berguna untuk mengatasi tiap permasalahan yang muncul antara negara mitra.

"Tiap negara juga harus membangun kesamaan persepsi dan langkah bersama dalam penanganan ancaman terorisme, kejahatan lintas negara, penyelundupan senjata, pelintas batas ilegal yang merugikan negara," ujarnya lewat surat elektronik kepada Kompas.com, Selasa (3/7/2012).

Panglima melanjutkan, sebagai bagian dari komunitas dunia internasional, Indonesia dan China memiliki kewajiban untuk menjaga stabilitas kawasan. Terlebih lagi, baik Indonesia maupun China, diamanatkan untuk turut menjaga perdamaian dunia dalam konstitusi masing-masing negara.

Latihan tersebut diharapkan menjadi jembatan dalam memperkuat hubungan kedua Angkatan Bersenjata, khususnya satuan anti terror TNI dan PLA. "Membangun saling pengertian antara Indonesia-China saat ini dan di masa mendatang," lanjutnya.

Diakhir amanatnya, Panglima TNI berharap kepada seluruh peserta latihan agar dapat memetik hikmah dan pelajaran dari setiap latihan atau kerjasama militer yang dilaksanakan. Panglima TNI juga berharap adanya kesamaan pandangan dan pola tindakan dalam menanggulangi ancaman yang di skenariokan dalam latihan.

Latihan bersama tersebut menggunakan sistem terbagi menjadi dua Kontingen, A dan B. Kontingen latihan A dipimpin oleh Mayor Liu Xiao Dong (China), membawahi 72 orang gabungan dari personel TNI dan PLA. Sedangkan Kontingen latihan B dipimpin oleh Mayor Inf Adek Chandra D dengan jumlah personel yang sama.

Hadir dalam acara tersebut delegasi Indonesia, antara lain, Atase Pertahanan RI di China Kolonel Lek Surya Margono, Atase Darat Kolonel Arh Kuat Budiman, Asintel Danjen Kopassus Kolonel Inf Teguh M.A, serta Kolonel Psk Rolland DG Waha dan segenap pejabat tinggi militer China lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau