Facebook dan Twitter Dilarang, 5 Jejaring Sosial Lokal Berjaya

Kompas.com - 04/07/2012, 07:49 WIB

KOMPAS.com - Situs-situs jejaring sosial China berhasil menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Selain karena pemerintahnya yang melarang penggunaan jejaring sosial asing, hal ini disebabkan karena jejaring sosial lokal memiliki keunggulan yang memahami kebutuhan masyarakat China.

Meskipun harus diakui, tak sedikit masyarakat China yang "mengakali" koneksi internetnya agar tetap bisa menggunakan Facebook dan Twitter.

Dari 513 juta pengguna internet di China, lebih dari setengahnya mengakses jejaring sosial lokal yang terus mengalami pertumbuhan. Ada 5 situs jejaring sosial, yang bagi masyarakat lokal, tak kalah populer dengan Facebook dan Twitter.

1. Sina Weibo

Jejaring sosial macam apakah Sina Weibo? Untuk mempermudah, ini adalah jejaring sosial yang berbasis aliran informasi seperti Twitter. Sina Weibo menjadi pemimpin di ranah media sosial, dan menjadi platform penting bagi 22% populasi pengguna internet di China. Penggunanya dua kali lebih banyak ketimbang pengguna Twitter di China.

Sina Weibo kerap digunakan untuk melontarkan wacana sosial dan aktivitas pemasaran. Para selebriti China pun menggunakannya untuk berkomunikasi dengan penggemar.

Hebatnya Sina Weibo, ia memungkinkan pengguna untuk memasukkan gambar dan video, sesuatu yang saat ini mulai dikembangkan oleh Twitter.

2. Renren

Dibangun pada 2005 dengan nama Xiaonei, dan diperuntukkan kepada para mahasiswa. Xiaonei kemudian berubah nama pada 2009 menjadi Renren.

Renren sering disebut Facebook versi China, yang kini tak hanya digunakan oleh kalangan mahasiswa. Dengan 147 juta pengguna terdaftar dan 31 juta pengguna aktif per bulan, Renren siap menjadi jejaring sosial penduduk berpendidikan tinggi di China.

3. Tencent

Tencent dianggap sebagai platform untuk massa dan pada dasarnya dibangun untuk layanan Instant Messaging QQ. Dengan akun QQ, pengguna mendapat akses untuk semua layanan Tencent. Sifatnya seperti pusat media sosial.

Jejaring sosial milik Tencent yang bernama Pengyou, memiliki jumlah pengguna yang lebih rendah jika dibandingkan dengan pengguna aktif Weibo dan Renren. Namun, karena Tencent memilliki beberapa platform, sampai saat ini ia masih mempertahankan status komunitas terbesar di China dalam hal pengguna terdaftar belaka.

4. Douban

Douban merupakan forum populer di kalangan intelektual yang khusus mengulas buku, musik, dan film. Ada 80 juta pengguna terdaftar dan 60 juta pengguna aktif per bulan.

Sebuah riset mengatakan, pengguna Douban mengakses sekitar 80% konten di situs tersebut.

Selain Douban, ada dua situs forum lain yang sedang tumbuh dan terbilang pendatang baru. Yang pertama adalah Diandian, yang dikenal sebagai Tumblr versi China. Didirikan pada 2010, kini Diandian telah memiliki 5 juta pengguna terdaftar. Yang kedua adalah P1.cn, yang telah memiliki 2,7 juta pengguna.

5. WeChat

WeChat sebelumnya dikenal dengan Weixin, sebuah aplikasi teks dan suara dengan fitur sosial yang berjalan di perangkat mobile. Mereka memanfaatkan penetrasi pengguna perangkat mobile di China, yang 69% penduduknya mengakses internet dengan perangkat mobile. WeChat kini berjalan di perangkat bersistem operasi iOS dan Android.

Wechat terus menambahkan fitur jejaring sosial di produknya, termasuk berbagi foto dan fitur menemukan teman. Saat ini Wechat digunakan oleh lebih dari 100 juta pengguna.

Mereka pun memperkaya produk dengan mengembangkan layanan Jiepang, sebuah aplikasi mirip Foursquare. Ada pula aplikasi untuk orang pacaran bernama Momo. Keduanya mendapat sambutan yang cukup dari para penggunanya.

Perlu diketahui, situs jejaring sosial di China haruslah mematuhi peraturan pemerintah tentang larangan mempublikasi konten yang dianggap meresahkan dan mengganggu stabilitas nasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau