Edukasi keuangan

BI Minta Keuangan Masuk Kurikulum SMP hingga PT

Kompas.com - 05/07/2012, 11:12 WIB

JaKARTA, KOMPAS.com - Pekan lalu, Wakil Presiden Boediono telah menetapkan hari Rabu sebagai Hari Menabung Nasional. Penetapan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan keuangan kepada generasi muda. Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D Hadad mengatakan, terkait pencanangan ini, bank-bank akan melakukan kampanye ke sekolah-sekolah setiap hari Rabu, dengan menawarkan produk-produk keuangan.

Selain itu, ia mengungkapkan, Bank Indonesia juga telah melakukan perjanjian dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk memasukkan pengetahuan keuangan dalam kurikulum sekolah mulai dari SMP hingga Perguruan Tinggi.

"Empat puluh persen dari masyarakat Indonesia belum terhubung dengan bank dan badan keuangan. Artinya tidak punya tabungan, asuransi, atau pun hubungan keuangan lainnya," kata Muliaman, saat menerima rombongan Forum Pelajar Indonesia, di Bank Indonesia, Rabu (4/7/2012).

Forum Pelajar Indonesia, yang terdiri dari ratusan siswa dari seluruh Tanah Air, akan mengikuti workshop dan dialog seputar keuangan dengan bekerja sama dengan Bank Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran pelajar tentang keuangan sehingga berperan aktif dalam usaha menyadarkan masyarakat terhadap perencanaan keuangan yang masih minim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau