Ada Album Dangdut di Kampaye Foke-Nara

Kompas.com - 05/07/2012, 17:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com--Kamis (5/7/2012), Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Nachrowi Ramli menggelar kampanyenya di daerah Jakarta Utara. Rangkaian kampanyenya hari ini salah satunya dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB di Posko tim sukses (timses) Komplek Artha Gading Niaga Blok-H, 15-A, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (5/7/2012).

Ada yang menarik di dalam kampanye itu. Timses membagikan album dangdut spesial. Salah satu timses pemenangan Pilkada Pasangan Cagub-Cawagub DKI Jakarta Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Vike Verry Ponto mengatakan pemberian album dangdut sengaja dilakukan karena dangdut cocok dengan masyarakat Jakarta.

Selain itu, dangdut juga banyak digemari. Kemudian, kata Vike si pencipta lagu, juga sangat dekat dan mengenal Bang Foke dan Nara. "Jakarta itu lebih cocok dengan lagu dangdut. Lebih menarik yang tua bahkan juga anak muda banyak yang suka. Dangdut itu dekat dengan warga Jakarta dan kebetulan si pencipta lagu dekat dengan Bang Foke dan Nara," katanya, di Posko Timses Komplek Artha Gading Niaga Blok-H, 15-A, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (5/7/2012).

Album yang diproduksi oleh Forum Bersama Nasionalis Religius itu berisi empat lagu, yang berjudul Pemimpin Sejati, Siapa lagi, Suka-Suka Aku, dan STMJ. Semua lagu diciptakan oleh Yusuf Kelana Putra, kecuali, lagu Pemimpin Sejati diciptakan bersama Zamakh Sari.

Lagu di album itu dinyanyikan Anita Dahlan dan Desi. Menurut Vike Verry Ponto, CD album itu selalu dibagikan di setiap kampanye Foke-Nara. Kini sudah dicopy mencapai ribuan keping.

Selain itu pencipta lagu merasa terpanggil membuat lagu itu untuk pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta nomor 1 itu. "Pencipta merasa terpanggil, dia (pencipta lagu) orang dekat Bang Foke-Nara. Di mana mereka datang CD itu dicopy, sudah ribuan yang diperbanyak," kata Vike.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau