JAKARTA, KOMPAS.com - Pada pemungutan suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta, Rabu, 11 Juli 2012 mendatang, calon gubernur Alex Noerdin tidak akan memilih diri sendiri. Bukan karena memilih calon lainnya, tapi karena Alex tidak memiliki KTP Jakarta.
Meski demikian, Alex Noerdin mengaku tidak keberatan dirinya tidak ikut memberikan hak suara. Alex mengaku santai saja menghadapi hari-hari Kampanye terakhir dan pergantian masa tenang nanti.
"Enggak, saya enggak nyoblos. Enggak apa-apa, saya nyoblos nomor tujuh," kelakarnya di sela-sela kampanye bersama pasangannya, Nono Sampono, di Lapangan D Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (7/7/2012) kemarin.
Alex tidak bisa mencoblos karena bukan warga Jakarta. Saat ini, cagub yang diusung Partai Golkar tersebut juga masih terdaftar sebagai warga Palembang, Sumatera Selatan.
Meski demikian, pasangan cagub-cawagub nomor enam ini tetap pede bisa mengatasi permasalahn Jakarta yang komplek. Pasangan ini selalu menjanjikan "3 Tahun Bisa!" dalam setiap kampanyenya. Alex Noerdin mempunyai keyakinan, beberapa program yang pernah dirintisnya akan berhasil.
"1 tahun untuk keamanan, dan 3 tahun untuk macet dan banjir Jakarta. Kalau tidak, saya berani mundur," umbarnya.
Dalam kampanye penutup di Lapangan D Senayan, Jakarta Selatan, itu, pasangan nomor urut enam ini menggelar "Pesta Kenduri".
Pada "Pesta Kenduri", Alex-Nono membuat dua panggung yang menampilkan aksi beberapa musisi terkenal. Tidak hanya hiburan di panggung, tim sukses Alex-Nono juga menggelar stan jajanan pasar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang