Alex Noerdin Enggak Akan Pilih Nomor Sendiri

Kompas.com - 08/07/2012, 11:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada pemungutan suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta, Rabu, 11 Juli 2012 mendatang, calon gubernur Alex Noerdin tidak akan memilih diri sendiri. Bukan karena memilih calon lainnya, tapi karena Alex tidak memiliki KTP Jakarta.  

Meski demikian, Alex Noerdin mengaku tidak keberatan dirinya tidak ikut memberikan hak suara. Alex mengaku santai saja menghadapi hari-hari Kampanye terakhir dan pergantian masa tenang nanti.

"Enggak, saya enggak nyoblos. Enggak apa-apa, saya nyoblos nomor tujuh," kelakarnya di sela-sela kampanye bersama pasangannya, Nono Sampono, di Lapangan D Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (7/7/2012) kemarin.

Alex tidak bisa mencoblos karena bukan warga Jakarta. Saat ini, cagub yang diusung Partai Golkar tersebut juga masih terdaftar sebagai warga Palembang, Sumatera Selatan.

Meski demikian, pasangan cagub-cawagub nomor enam ini tetap pede bisa mengatasi permasalahn Jakarta yang komplek. Pasangan ini selalu menjanjikan "3 Tahun Bisa!" dalam setiap kampanyenya. Alex Noerdin mempunyai keyakinan, beberapa program yang pernah dirintisnya akan berhasil.

"1 tahun untuk keamanan, dan 3 tahun untuk macet dan banjir Jakarta. Kalau tidak, saya berani mundur," umbarnya.

Dalam kampanye penutup di Lapangan D Senayan, Jakarta Selatan, itu, pasangan nomor urut enam ini menggelar "Pesta Kenduri".

Pada "Pesta Kenduri", Alex-Nono membuat dua panggung yang menampilkan aksi beberapa musisi terkenal. Tidak hanya hiburan di panggung, tim sukses Alex-Nono juga menggelar stan jajanan pasar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau