JAKARTA, KOMPAS.com- Indonesia Corruption Watch dan Lembaga Bantuan Hukum Jakarta mengajukan sejumlah tips bagi pemilih di Pilkada Jakarta, esok. Salah satunya, adalah 3D, yakni diterawang, dilihat, dan dipilih.
"Diterawang itu artinya melihat betul rekam jejak setiap calon. Dilihat itu berarti melihat visi-misi calon apakah akan menjawab persoalan di Jakarta. Lalu, dipilih yang berarti pemilih memilih calon yang terbaik tanpa ada intimidasi atau transaksional apapun," ujar Abdullah Dahlan, Ketua Divisi Korupsi Politik ICW, Selasa (10/7/2012).
Ketua LBH Jakarta Nurkholis Hidayat menambahkan, pemilih juga berhak mengetahui pendonor di balik setiap calon. "Kalau calon punya hutang ke pendonor selama kampanye ini, berarti kandidat itu akan berorientasi ke pendonor ketimbang ke warga," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang