JAKARTA, KOMPAS.com - Tim sukses pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik J. Rachbini menyatakan telah mengantongi hitungan real count sementara. Hasilnya, menurut Ketua Tim Sukses Triwisaksana, berbeda dengan hasil-hasil hitung cepat yang diwartakan media massa.
"Di internal kita juga diadakan real count. Hasilnya merupakan data hitungan suara yang dikumpulkan dari TPS-TPS. Data dalam daftar tabulasi kita masih berbeda dengan hasil quick count yang dipublikasikan media," kata Triwisaksana dalam konferensi pers di Markas Pemenangan Hidayat-Didik, Jalan Warung Buncit, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2012) sore.
Ia menjelaskan, hingga saat ini sudah terkumpul data dari sekitar 20-25 persen TPS di seluruh Jakarta. Karena itu, untuk mendapat informasi lebih lengkap, pihaknya akan menunggu hingga malam ini.
"Kemungkinan mulai kelihatan hasilnya nanti malam," ujar Bang Sani.
Meski demikian, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu mengakui bila urut-urutan pemenang pada data yang dimiliki pihaknya sama dengan hasil sementara hitung cepat di beberapa media. Namun, pihaknya masih berharap akan melaju ke putaran kedua karena selisih yang diperoleh tidak begitu besar.
"Urutannya memang sama dengan hasil quick count. Tapi, selisih sangat-sangat tipis," ujarnya.
Selain terkait hasil hitungan cepat sementara, Triwisaksana juga menyampaikan sejumlah temuan yang mengindikasikan adanya kecurangan dalam pelaksanaan pencoblosan di sejumlah TPS.
Dua hal yang disebutkan Triwisakasana adalah terjadinya kekurangan surat suara di sejumlah TPS dan surat undangan ke TPS yang tidak sampai ke tangan sejumlah pemilih. Pihaknya masih terus berkoordinasi untuk mengumpulkan informasi.
Bila jumlah indikasi kecurangan ternyata cukup besar dan berpengaruh pada hasil perhitungan sementara, pihak Hidayat-Didik akan memproses secara hukum.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang