Pilkada dki

Manajemen Sentimen Negatif Tentukan Putaran Kedua

Kompas.com - 12/07/2012, 08:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Arman Salam mengatakan, dua pasang cagub-cawagub DKI yang akan maju ke putaran kedua, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama, harus menetapkan cara untuk mengolah sentimen negatif yang mungkin akan dijadikan "senjata" oleh masing-masing pasangan. Menurutnya, kedua pasangan ini memiliki sentimen negatif. Pemenangnya adalah mereka yang bisa mengolah sentimen negatif tersebut.

"Tinggal bagaimana tim bisa meng-create sentimen itu bisa diarahkan ke mana, ke arah positif atau mau menyerang balik lawannya," ujarnya kepada Kompas.com di Kantor LSI, Jl. Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (11/7/2012).

Ia mengungkapkan, pada putaran kedua nanti, sentimen negatif yang hadir di masyarakat terhadap calon gubernur petahana, Fauzi Bowo, adalah kegagalan dirinya melakukan perubahan di Jakarta selama lima tahun memimpin Ibu Kota. Sementara, sentimen negatif yang diprediksi akan diarahkan ke pasangan Jokowi-Basuki adalah bukan putera asli Jakarta.

"Sudah gitu calonnya (wagub Jokowi) non-muslim. Itu celah yang bisa dimainkan, entah itu dimainkan sejauh apa, ya belum bisa diperkirakan," lanjutnya.

Sebelumnya, berdasarkan hasil hitung cepat LSI, pasangan Fauzi-Nacrowi harus puas di posisi kedua dengan 34,14 persen. Sementara, Jokowi-Basuki unggul dengan 43,06 persen. Pasangan lainnya, Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini memperoleh 11,76 persen, diikuti Faisal Basri-Biem Benjamin dengan 4,84 persen, Alex Noerdin-Nono Sampono 4,38 persen, dan Hendardji Soepandji-Riza Patria 1,82 persen.

Hasil hitung cepat LSI ini mengambil sampel 95,71 persen tempat pemungutan suara (TPS), dengan sampling of error +/- 1 persen. Sementara, untuk tingkat keterpilihan, sebanyak 63 persen. Jika hitung cepat yang dilakukan LSI akurat, maka Pemilukada DKI Jakarta akan memasuki putaran kedua dengan pasangan cagub-cawagub yang meraih suara terbanyak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau