Magelang

Pasar Bandongan Terbakar

Kompas.com - 14/07/2012, 22:39 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com - Pasar tradisional di Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (14/7/2012) malam terbakar. Warga dibantu sejumlah petugas pemadam kebakaran, aparat kepolisian, dan TNI berupaya memadamkan kobaran api yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Ada lima mobil pemadam kebakaran yang datang berusaha memadamkan kebakaran, yakni dari Kota Magelang dan Kabupaten Magelang.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran tersebut berawal dari asap hitam membubung dari pasar sisi timur yang kemudian disusul api yang menjilat-jilat. Saat itu tidak ada aktivitas di dalam pasar, dan pintu masuk telah dikunci oleh penjaga pasar.

Aktivitas pasar di malam hari hanya di depan pasar, yakni pedagang kaki lima. Mengetahui kebakaran tersebut, sebagian pedagang hanya bisa menyelamatkan barang dagangan di kios-kios bagian depan. Sedangkan barang dagangan di pasar bagian belakang tidak bisa diselamatkan.

"Warga dan polisi melarang pedagang masuk ke pasar dengan alasan keselamatan, apalagi api cepat merambat," kata Sudi Asmara, warga Krajan, Bandongan.

Untuk melokalisir api agar tidak menjalar ke permukiman, warga membongkar beberapa bagian bangunan rumah di sekitar pasar.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau