Berlibur Sambil Belajar di Alam Terbuka

Kompas.com - 15/07/2012, 04:33 WIB

Sebagian dari kita menganggap pelajaran Sains dan Matematika pelajaran yang menyeramkan. Padahal kalau kita tahu rahasianya, pelajaran tersebut sangat menyenangkan. Tidak percaya? Teman-teman peserta Fun Science Camp membuktikannya. 

Acara berlibur bersama dalam Fun Science Camp yang diikuti sekitar 300 anak usia 9-13 tahun berlangsung seru dan menyenangkan.

Kegiatan ini diadakan oleh Kompas Anak, harian Kompas, kompas.com, dan kompas TV bekerja sama dengan IM3 dan Kota Baru Parahyangan.

Selain bermain berbagai games, selama tiga hari dari 5-7 Juli 2012, teman-teman diajak belajar mandiri, mengenal alam dari dekat, dan tentu saja pelajaran fisika, matematika, kimia, dan bio- logi dengan cara kreatif dan menyenangkan.

Dibimbing oleh tim Eureka, peserta Fun Science Camp diajak melakukan praktek dengan alat peraga agar bisa melihat langsung materi yang diberikan.

Seperti saat praktek pelajaran kimia, teman-teman belajar tentang larutan asam, basa, dan pengenalan tentang kertas lakmus di bawah bimbingan Kak Suryo Ganda Sasmita dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Sedang pada pelajaran biologi teman-teman melihat langsung kehidupan penyu hijau (Chelonia midas), mulai dari kebiasaan, cara berkembang biak, teori kepunahan pada zaman purba, hingga bagaimana penyu hijau dikaitkan dengan nilai budaya.

Dalam Fun Science Camp, selain Kak Suryo Gandasasmita, ada Kak Alexander dibantu Kak Hendra Gunawan, dan Kak Anggraeni Barlian.

Peserta Fun Science Camp juga ditantang membuat dua jenis proyek dan satu proyek membuat kapal laut. Yang menarik, semua harus dibuat dari bahan-bahan bekas..

Mereka boleh memilih membuat kincir angin, filter air, kompor matahari dari wajan dan alumunium foil, alat musik dari botol atau pipa plastik, dan kapal laut.

Kapal laut pun kemudian diadu untuk melihat kapal mana yang paling banyak menampung beban dan yang paling cepat melesat sampai ke finish.

Kompetisi ini bukan untuk mencari siapa yang menang atau kalah, tetapi untuk dievaluasi mengapa kapal yang satu bisa lebih cepat dari yang lain.

 

Pada rangkaian acara The Journey, teman-teman diajak menggunakan alat-alat peraga Iptek, migrasi burung lewat tayangan empat dimensi, dan belajar memainkan alat musik tradisional angklung di Bale Seni Barli.

Pada hari terakhir, teman- teman memamerkan hasil karyanya dan menyaksikan hiburan seperti pertarungan sulap antara Joe Shandy & Abu Marlo vs Wisben (Stand Up Comedy Season I Kompas TV), hingga Mikki dan Super Se7en.

Pengalaman lain yang tak kalah menarik adalah melihat langsung shooting ”Science is Fun”, sebuah acara edukasi di Kompas TV yang sarat pengetahuan dan eks- perimen sains.

Acara yang didukung PT Indosat TBK, PT Belaputera Intiland, PT Nissan Motor Indonesia dan PT Insera Sena, tentu menjadi pengalaman berharga dan yang tak terlupa bagi semua peserta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau