MU Obral Berbatov dengan Relatif Murah

Kompas.com - 17/07/2012, 03:04 WIB

LONDON, SENIN - Penyerang Dimitar Berbatov tidak betah berlama-lama di Old Trafford dan ingin segera hengkang dari Manchester United. Ia akan diobral MU pada harga lima juta poundsterling atau Rp 73,5 miliar. Banderol murah, tetapi belum ada klub yang konkret meminang striker Bulgaria itu.

Berbatov mengungkapkan, harga lima juta poundsterling itu ditetapkan Pelatih Manchester United (MU) Sir Alex Ferguson. ”Saya membaca koran-koran dan saya lihat, koran-koran itu menyebut angka 10 juta poundsterling untuk harga saya. Saya menemui dan berbicara dengan Sir Alex, ia mengatakan, lima juta,” tulis Berbatov dalam akun Facebook-nya, Minggu (15/7).

Angka tersebut seperenam dari harga beli Berbatov (30,7 juta poundsterling atau Rp 453,4 miliar) ketika ditransfer MU dari Tottenham Hotspur pada 2008. Berbatov (31) kehilangan posisi utama di MU kendati klub itu tetap memperpanjang kontraknya setahun, Maret lalu.

”Saya mencintai klub ini, tetapi saya tidak lagi bermanfaat bagi siapa pun jika saya tak bermain. Dan, saya ingin bermain,” lanjut penyerang asal Bulgaria itu. ”Tetapi, dengan alasan yang belum diketahui, hal itu tidak terjadi atau kesempatan saya akan terbatas. Jadi, akan lebih bagus bagi siapa pun jika kami mengucapkan selamat tinggal.”

Berbatov mencetak 14 gol pada musim pertamanya di MU, lalu 12 gol pada musim keduanya, sebelum mengakhiri musim berikutnya sebagai pencetak gol terbanyak dengan 22 gol. Namun, musim terakhir lalu, ia sulit bersaing dengan tiga bomber lainnya, yakni Wayne Rooney, Danny Welbeck, dan Javier Hernandez.

Ferguson telah mengatakan, ia sulit menjamin Berbatov mendapatkan posisi utama di klub asuhannya. ”Dalam usia 31 tahun, ia berharap mendapat posisi utama di tim pertama. Sulit bagi saya untuk menjamin itu sehingga hal ini bisa mendorong dia mencari klub lain,” katanya, Maret lalu.

Berbatov telah dikaitkan dengan beberapa klub Eropa sepanjang musim panas ini. Akan tetapi, sejauh ini belum ada pinangan konkret atas dirinya.

Nasib Carroll di Liverpool

Klub Inggris lainnya, Liverpool, menolak mempertimbangkan penawaran Newcastle United untuk memboyong penyerang Andy Carroll sebagai pemain pinjaman selama satu musim. Seperti dilansir BBC Sport, Newcastle menawarkan kepada Liverpool untuk membayar sebagian gaji Carroll—sebesar 80.000 poundsterling (Rp 1,18 miliar) per pekan—dengan opsi dapat mengontraknya permanen dengan harga tertentu musim depan.

Namun, persyaratan itu ditolak Liverpool. Sumber BBC yang dekat dengan Carroll menyebutkan, pemain berusia 23 tahun itu berminat kembali ke Newcastle setelah sempat memberikan indikasi untuk membuktikan kemampuannya pada pelatih baru Liverpool, Brendan Rodgers, yang baru saja merekrut penyerang Fabio Borini dari AS Roma.

Sementara Aston Villa memperpanjang kontrak kiper asal Amerika Serikat, Brad Guzan, selama tiga tahun ke depan atau hingga akhir musim 2014-2015. Guzan (27) mengisi posisi kiper utama sebagian musim lalu, saat kiper Shay Given cedera.

Gaji besar untuk Capello

Di Moskwa, Asosiasi Sepak Bola Rusia (RFU) telah menunjuk Pelatih asal Italia, Fabio Capello, sebagai pelatih tim nasional Rusia untuk masa kontrak dua tahun. ”Kami memutuskan untuk menunjuk Fabio Capello sebagai pelatih tim nasional kami,” kata Nikita Simonyan, pejabat Presiden RFU kepada media setempat.

Capello (66), yang mundur dari tim nasional Inggris menjelang Piala Eropa 2012, menggantikan Pelatih Dick Advocaat dan menjadi pelatih asing ketiga berurutan. Menurut media Rusia, Capello akan digaji 10 juta euro (Rp 115,6 miliar) per tahun dengan opsi perpanjangan kontrak dua tahun berikutnya. (AP/AFP/REUTERS/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau