Transportasi laut

Kapal Tak Merapat, Penumpang Dorolanda Terlantar

Kompas.com - 18/07/2012, 12:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Tak kurang dari 70 calon penumpang KM Dorolonda tujuan Jakarta-Balikpapan terlantar di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (18/7/2012) pagi, akibat kapal tak bisa merapat di pelabuhan.

Akibatnya, penumpang harus menumpang tugboat dengan ongkos Rp 10.000, agar bisa naik ke KM Dorolonda yang ada di tengah laut. "Hampir dua jam lebih kami terlantar. Petugas tidak memberikan pelayanan apa pun untuk mengangkut kami," jelas salah seorang penumpang, Ahmad (30).

Menurut Ahmad, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Pelni, KM Dorolonda berangkat ke Balikpapan dari Pelabuhan Tanjung Priok tanggal 18 Juli ini, pukul 08.00. Atas dasar informasi itu, Ahmad yang baru berwisata dari Bandung ini langsung menuju Pelabuhan Tanjung Priok. Namun sesampainya di dermaga penumpang, dia tidak dilayani untuk membeli tiket KM Dorolonda."Alasan petugas, kapal tidak bisa merapat di pelabuhan," jelas Ahmad.

Sementara petugas di dermaga, kata Ahmad, hanya mau melayani penumpang yang telah memiliki tiket. Karena lusa harus segera bekerja di Balikpapan, akhirnya Ahmad bersama 30 penumpang lainnya yang tak dilayani membeli tiket, naik tugboat menuju kapal. Sekitar pukul 10.00, mereka akhirnya sampai di atas KM Dorolonda.

"Sekarang kami berkumpul di kelas ekonomi, menunggu petugas untuk beli tiket," katanya. Saat dikonfirmasi, Humas Pelindo Sofyan mengaku, belum mengetahui kejadian itu. "Saya akan laporkan ini dulu ke dermaga penumpang," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau