JAKARTA, KOMPAS.com- Tak kurang dari 70 calon penumpang KM Dorolonda tujuan Jakarta-Balikpapan terlantar di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (18/7/2012) pagi, akibat kapal tak bisa merapat di pelabuhan.
Akibatnya, penumpang harus menumpang tugboat dengan ongkos Rp 10.000, agar bisa naik ke KM Dorolonda yang ada di tengah laut. "Hampir dua jam lebih kami terlantar. Petugas tidak memberikan pelayanan apa pun untuk mengangkut kami," jelas salah seorang penumpang, Ahmad (30).
Menurut Ahmad, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Pelni, KM Dorolonda berangkat ke Balikpapan dari Pelabuhan Tanjung Priok tanggal 18 Juli ini, pukul 08.00. Atas dasar informasi itu, Ahmad yang baru berwisata dari Bandung ini langsung menuju Pelabuhan Tanjung Priok. Namun sesampainya di dermaga penumpang, dia tidak dilayani untuk membeli tiket KM Dorolonda."Alasan petugas, kapal tidak bisa merapat di pelabuhan," jelas Ahmad.
Sementara petugas di dermaga, kata Ahmad, hanya mau melayani penumpang yang telah memiliki tiket. Karena lusa harus segera bekerja di Balikpapan, akhirnya Ahmad bersama 30 penumpang lainnya yang tak dilayani membeli tiket, naik tugboat menuju kapal. Sekitar pukul 10.00, mereka akhirnya sampai di atas KM Dorolonda.
"Sekarang kami berkumpul di kelas ekonomi, menunggu petugas untuk beli tiket," katanya. Saat dikonfirmasi, Humas Pelindo Sofyan mengaku, belum mengetahui kejadian itu. "Saya akan laporkan ini dulu ke dermaga penumpang," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang