UE Setujui Dana Talangan

Kompas.com - 21/07/2012, 03:07 WIB

MADRID, Jumat - Para menteri keuangan dari 17 negara zona euro menyetujui pemberian dana talangan untuk perbankan Spanyol pada Jumat (20/7). Sementara itu, imbal hasil obligasi Spanyol terus meningkat, menandakan investor semakin khawatir pemerintah juga perlu dana talangan.

Dokumen dari pertemuan para menteri keuangan menyatakan bahwa akan ada pengawasan ketat terhadap perbankan Spanyol setelah menerima dana talangan tersebut. Disebutkan pula, Pemerintah Spanyol harus mempresentasikan rencana mereka pada akhir bulan ini dalam mengurangi defisit anggaran hingga tiga persen dari produk domestik bruto pada tahun 2014.

”Kami telah mendiskusikan hal ini dalam dua pertemuan sebelumnya. Secara formal, kami telah menyetujui memorandum yang berisi persyaratan pinjaman. Spanyol dapat diberikan pinjaman untuk merekapitalisasi perbankannya,” ujar Menteri Keuangan Luksemburg Luc Frieden.

Jumlah pasti dana talangan yang akan diberikan belum jelas hingga September mendatang. Pada bulan itu, masing-masing bank akan memberikan perhitungan berapa dana yang diperlukan. Para menteri keuangan sepakat meminjamkan hingga 100 miliar euro. Kucuran dana pada tahap pertama sebesar 30 miliar euro.

Uang yang akan diberikan kepada Spanyol berasal dari Fasilitas Stabilitas Finansial Eropa (EFSF). EFSF didirikan pada tahun 2010 dengan dana awal 440 miliar euro. Saat ini dana EFSF tinggal 250 miliar euro sebelum dikurangi dana untuk Spanyol ini nantinya.

Pinjaman ini berjangka maksimal 15 tahun dengan tingkat suku bunga 3-4 persen per tahun.

Perbankan Spanyol menderita kerugian besar karena sektor real estat yang kolaps. Sebelumnya, perbankan meminjamkan banyak dana kepada para pengembang ketika sektor ini berkembang. Sayangnya, sektor real estat kemudian kolaps dan menimbulkan kredit bermasalah. Pemerintah Spanyol sudah tak punya dana lagi untuk menyuntik modal segar ke perbankan.

Para investor khawatir Pemerintah Spanyol yang berniat membantu bank-banknya justru akan memerlukan bantuan dana talangan untuk menopang anggaran pemerintah.

Kekhawatiran ini mendorong imbal hasil obligasi Spanyol terus naik. Hari Jumat, imbal hasil obligasi Spanyol berjangka 10 tahun terus naik hingga mencapai 7,05 persen dari 6,98 persen, Kamis.

Imbal hasil ini mengindikasikan bunga yang harus dibayar pemerintah jika mereka ingin berutang dari investor. Imbal hasil sebesar 7 persen dan di atasnya dipandang terlalu mahal untuk Pemerintah Spanyol.

Untuk menekan defisit, pemerintah melakukan penghematan, seperti pemangkasan tunjangan dan kenaikan pajak. Hal ini membuat rakyat marah.

Ribuan orang turun ke jalan- jalan di Spanyol kemarin. Polisi menangkap 15 orang dan 39 lainnya terluka karena bentrok dengan polisi. Polisi menembakkan peluru karet untuk membubarkan para demonstran di sekitar Gedung Parlemen. Aksi demonstrasi dilakukan di 80 kota di Spanyol untuk menentang program penghematan pemerintah.

Peringkat Italia

Lembaga pemeringkat Fitch Ratings menegaskan bahwa peringkat utang Pemerintah Italia berjangka panjang pada tingkat A-. Penegasan ini dapat membuat penjualan obligasi besar-besaran oleh para pialang obligasi jika akhirnya Italia kehilangan satu- satunya peringkat A yang masih dimiliki itu.

Tingkat imbal hasil obligasi Italia berjangka 10 tahun kemarin mencapai 6,06 persen.

Fitch menyatakan, Roma dapat mengatasi utangnya 2 triliun euro, tetapi tingginya biaya pinjaman dan kemungkinan kebijakan akan gagal masih menjadi kekhawatiran.

Fitch juga tetap menyatakan bahwa prospek peringkat tersebut negatif, yang berarti dapat diturunkan di masa yang akan datang.

Pertengahan pekan lalu, pemeringkat Moody’s Investors Service memangkas peringkat kredit dari 13 bank Italia. Pemangkasan ini hanya berselang tiga hari setelah pemangkasan peringkat obligasi Pemerintah Italia. Langkah yang diambil Moody’s tersebut berselang satu pekan setelah Moody’s menurunkan peringkat kredit Italia dua tingkat menjadi Baa2.

Standard & Poor’s memberikan peringkat BBB+.(Reuters/AP/AFP/joe)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau