Dokumen dari pertemuan para menteri keuangan menyatakan bahwa akan ada pengawasan ketat terhadap perbankan Spanyol setelah menerima dana talangan tersebut. Disebutkan pula, Pemerintah Spanyol harus mempresentasikan rencana mereka pada akhir bulan ini dalam mengurangi defisit anggaran hingga tiga persen dari produk domestik bruto pada tahun 2014.
”Kami telah mendiskusikan hal ini dalam dua pertemuan sebelumnya. Secara formal, kami telah menyetujui memorandum yang berisi persyaratan pinjaman. Spanyol dapat diberikan pinjaman untuk merekapitalisasi perbankannya,” ujar Menteri Keuangan Luksemburg Luc Frieden.
Jumlah pasti dana talangan yang akan diberikan belum jelas hingga September mendatang. Pada bulan itu, masing-masing bank akan memberikan perhitungan berapa dana yang diperlukan. Para menteri keuangan sepakat meminjamkan hingga 100 miliar euro. Kucuran dana pada tahap pertama sebesar 30 miliar euro.
Uang yang akan diberikan kepada Spanyol berasal dari Fasilitas Stabilitas Finansial Eropa (EFSF). EFSF didirikan pada tahun 2010 dengan dana awal 440 miliar euro. Saat ini dana EFSF tinggal 250 miliar euro sebelum dikurangi dana untuk Spanyol ini nantinya.
Pinjaman ini berjangka maksimal 15 tahun dengan tingkat suku bunga 3-4 persen per tahun.
Perbankan Spanyol menderita kerugian besar karena sektor real estat yang kolaps. Sebelumnya, perbankan meminjamkan banyak dana kepada para pengembang ketika sektor ini berkembang. Sayangnya, sektor real estat kemudian kolaps dan menimbulkan kredit bermasalah. Pemerintah Spanyol sudah tak punya dana lagi untuk menyuntik modal segar ke perbankan.
Para investor khawatir Pemerintah Spanyol yang berniat membantu bank-banknya justru akan memerlukan bantuan dana talangan untuk menopang anggaran pemerintah.
Kekhawatiran ini mendorong imbal hasil obligasi Spanyol terus naik. Hari Jumat, imbal hasil obligasi Spanyol berjangka 10 tahun terus naik hingga mencapai 7,05 persen dari 6,98 persen, Kamis.
Imbal hasil ini mengindikasikan bunga yang harus dibayar pemerintah jika mereka ingin berutang dari investor. Imbal hasil sebesar 7 persen dan di atasnya dipandang terlalu mahal untuk Pemerintah Spanyol.
Untuk menekan defisit, pemerintah melakukan penghematan, seperti pemangkasan tunjangan dan kenaikan pajak. Hal ini membuat rakyat marah.
Ribuan orang turun ke jalan- jalan di Spanyol kemarin. Polisi menangkap 15 orang dan 39 lainnya terluka karena bentrok dengan polisi. Polisi menembakkan peluru karet untuk membubarkan para demonstran di sekitar Gedung Parlemen. Aksi demonstrasi dilakukan di 80 kota di Spanyol untuk menentang program penghematan pemerintah.
Lembaga pemeringkat Fitch Ratings menegaskan bahwa peringkat utang Pemerintah Italia berjangka panjang pada tingkat A-. Penegasan ini dapat membuat penjualan obligasi besar-besaran oleh para pialang obligasi jika akhirnya Italia kehilangan satu- satunya peringkat A yang masih dimiliki itu.
Tingkat imbal hasil obligasi Italia berjangka 10 tahun kemarin mencapai 6,06 persen.
Fitch menyatakan, Roma dapat mengatasi utangnya 2 triliun euro, tetapi tingginya biaya pinjaman dan kemungkinan kebijakan akan gagal masih menjadi kekhawatiran.
Fitch juga tetap menyatakan bahwa prospek peringkat tersebut negatif, yang berarti dapat diturunkan di masa yang akan datang.
Pertengahan pekan lalu, pemeringkat Moody’s Investors Service memangkas peringkat kredit dari 13 bank Italia. Pemangkasan ini hanya berselang tiga hari setelah pemangkasan peringkat obligasi Pemerintah Italia. Langkah yang diambil Moody’s tersebut berselang satu pekan setelah Moody’s menurunkan peringkat kredit Italia dua tingkat menjadi Baa2.
Standard & Poor’s memberikan peringkat BBB+.(Reuters/AP/AFP/joe)