Bagikan Atribut Kampanye Saat Tarawih Termasuk Pelanggaran

Kompas.com - 22/07/2012, 19:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Panitia Pengawas Pemilu Ramdhansyah menegaskan, membagi-bagi atribut kampanye pada saat pelaksanaan shalat tarawih di masjid termasuk suatu pelanggaran administrasi. Hal tersebut dapat dilaporkan ke Panwaslu sehingga menjadi temuan yang dapat ditelusuri lebih jauh.

"Penerbitan atribut kampanye, simbol-simbol, itu pelanggaran administrasi," kata Ramdhansyah saat dihubungi, Minggu (22/7/2012).

Menurut dia, ada dua jenis pelanggaran yang dilakukan jika seorang calon atau pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta 2012 membagi-bagikan selebaran yang mengandung simbol kampanye pada saat pelaksanaan shalat tarawih. Pelanggaran pertama, diduga melakukan kampanye di luar jadwal yang ditentukan, yaitu di luar tanggal 14, 15, dan 16 September 2012.

Seperti diketahui, kampanye Pilkada DKI putaran kedua baru boleh dilaksankan 14-16 September nanti. Kemudian yang kedua, ada aturan yang melarang calon atau pasangan calon melakukan kampanye di rumah ibadah atau sarana pendidikan seperti di sekolah. Ramdhansyah juga berjanji, pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan soal dugaan pelanggaran dalam pilkada yang dilakukan calon atau pasangan calon.

Terkait rawannya momen ibadah dijadikan ajang kampanye, Ramdhansyah mengatakan, Panwaslu akan mengadakan pertemuan dengan pemuka agama untuk membahas hal tersebut. "Akan kami kumpulkan tokoh agama, tidak hanya umat Islam, agar ke depannya jangan ada tempat ibadah yang dijadikan ajang kampanye," ucapnya.

Sebelumnya diwartakan, tim sukses calon gubernur DKI Jakarta DKI Fauzi Bowo diduga mencuri start dengan membagi-bagikan selebaran bergambar Fauzi. Selebaran berisi isu agama tersebut dibagikan tokoh pendidikan Arief Rachman di masjid saat tarawih di kawasan Jl Blekok, Rawamangun, Jakarta Timur. Terkait pembagian selebaran di masjid di kawasan Jalan Blekok ini, Ramdhansyah mengatakan bahwa pihaknya belum mendapat laporan soal hal itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau