FRANKFURT, KOMPAS.com - Bundesbank, Bank Sentral Jerman, tetap menolak rencana penyelamatan zona euro dari krisis. Jubir Bundesbank menyampaikan penolakan yang disampaikan di Frankfurt, Jumat (27/7/2012) ini.
Gubernur ECB, Mario Draghi, pada hari yang sama menyerukan penyelamatan zona euro dari krisis berkepanjangan, dan potensi bubarnya euro, yang digunakan 17 negara.
Draghi menegaskan akan melakukan apa saja yang dibutuhkan, demi mempertahankan zona euro.
Tidak disebutkan, bagaimana cara penyelamatan zona euro yang dia maksud. Namun pasar dan para analis mengatakan bahwa kini cara penyelamatan zona euro adalah dengan pembelian obligasi terbitan pemerintahan sejumlah negara anggota zona euro.
Obligasi ini merupakan utang tetapi amat berguna, untuk menambah kas negara dengan tujuan mendorong permintaan di zona euro. Obligasi zona euro relatif dihindari pasar, karena potensi gagal bayar amat tinggi di masa depan.
Akan tetapi Jerman selalu berpendapat, penambahan utang yang sudah menggunung untuk mengatasi krisis, hanya akan memperdalam lubang krisis di masa depan.
Jerman menekankan, penderitaan pahit harus diterima demi mengurangi utang dengan tujuan penyehatan ekonomi, walau itu butuh waktu untuk diraih.
Pada hari Jumat ini, Jerman lewat Bundesbank kembali menegaskan penolakan ide tersebut, dengan mengatakan tak akan mendukung pembelian obligasi atau sejenisnya oleh ECB.
-Di masa krisis, peran bank sentral dibutuhkan untuk memasok uang beredar. Akan tetapi Jerman menilai, sudah terlalu lama zona euro menunda-nunda penyelesaian masalah dengan menggali utang untuk menutup utang.
Jerman menuntut efisiensi perekonomian, reformasi mekanisme pasar dan pengurangan subsidi pemerintah, yang selama ini memanjakan rakyat zona euro. (AFP/MON)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang