Krisis ekonomi

Bundesbank Tolak Penyelamatan Zona Euro

Kompas.com - 27/07/2012, 20:32 WIB

FRANKFURT, KOMPAS.com - Bundesbank, Bank Sentral Jerman, tetap menolak rencana penyelamatan zona euro dari krisis. Jubir Bundesbank menyampaikan penolakan yang disampaikan di Frankfurt, Jumat (27/7/2012) ini.

Gubernur ECB, Mario Draghi, pada hari yang sama menyerukan penyelamatan zona euro dari krisis berkepanjangan, dan potensi bubarnya euro, yang digunakan 17 negara.

Draghi menegaskan akan melakukan apa saja yang dibutuhkan, demi mempertahankan zona euro.

Tidak disebutkan, bagaimana cara penyelamatan zona euro yang dia maksud. Namun pasar dan para analis mengatakan bahwa kini cara penyelamatan zona euro adalah dengan pembelian obligasi terbitan pemerintahan sejumlah negara anggota zona euro.

 Obligasi ini merupakan utang tetapi amat berguna, untuk menambah kas negara dengan tujuan mendorong permintaan di zona euro. Obligasi zona euro relatif dihindari pasar, karena potensi gagal bayar amat tinggi di masa depan.

Akan tetapi Jerman selalu berpendapat, penambahan utang yang sudah menggunung untuk mengatasi krisis, hanya akan memperdalam lubang krisis di masa depan.

Jerman menekankan, penderitaan pahit harus diterima demi mengurangi utang dengan tujuan penyehatan ekonomi, walau itu butuh waktu untuk diraih.

Pada hari Jumat ini, Jerman lewat Bundesbank kembali menegaskan penolakan ide tersebut, dengan mengatakan tak akan mendukung pembelian obligasi atau sejenisnya oleh ECB.

-Di masa krisis, peran bank sentral dibutuhkan untuk memasok uang beredar. Akan tetapi Jerman menilai, sudah terlalu lama zona euro menunda-nunda penyelesaian masalah dengan menggali utang untuk menutup utang.

Jerman menuntut efisiensi perekonomian, reformasi mekanisme pasar dan pengurangan subsidi pemerintah, yang selama ini memanjakan rakyat zona euro. (AFP/MON)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau