"Nyabu" Usai Buka Puasa, Dua Pria Ber-Lebaran di Penjara

Kompas.com - 28/07/2012, 02:53 WIB

BANGKALAN, KOMPAS.com — Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (27/7/2012), berhasil membekuk dua pemuda yang tengah asyik mengonsumsi sabu sehabis berbuka puasa.

Keduanya ditangkap di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Kota Bangkalan. Kedua tersangka masing-masing berinisial DPS (33), warga Kecamatan Burneh, dan SGH (31), warga Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Kota.

Polisi juga menemukan barang bukti dari kedua tersangka berupa sabu seberat 0,22 gram dan seperangkat alat isap.

Kepala Unit Narkoba Polres Bangkalan Ipda Hery menjelaskan, polisi nyaris tidak bisa membuktikan bahwa keduanya mengonsumsi sabu. Pasalnya, barang buktinya tidak ditemukan setelah digeledah di dalam baju dan celananya.

Namun, tegas Hery, setelah anggota membuka topi kedua tersangka, ditemukanlah barang bukti tersebut. "Kedua tersangka berbagi barang bukti untuk menyimpannya. Keduanya juga kompak menyimpannya di dalam topi yang dipakai," ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, sabu itu dikonsumsi setelah berbuka puasa karena keduanya sudah kecanduan. Namun, keduanya belum menjelaskan dari siapa barang haram itu dibelinya.

"Keduanya bungkam soal penjual barang haram itu. Mereka hanya bilang kalau orang tersebut tidak pernah dikenal sebelumnya," tandasnya.

Keduanya saat ini langsung dijebloskan ke sel Mapolres Bangkalan. "Kami pastikan keduanya tidak bisa berlebaran bersama keluarganya karena dijerat Pasal 112 Undang-undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman kurungan maksimal 12 tahun penjara," ulasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau