Bullying di sma don bosco

SMA Don Bosco Belum Tahu 7 Siswa Jadi Tersangka

Kompas.com - 01/08/2012, 14:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan resmi menetapkan tujuh siswa SMA Don Bosco Pondok Indah sebagai tersangka kasus dugaan bullying yang terjadi pada 24 Juli 2012. Ketujuh siswa tersebut adalah siswa kelas III yang diduga melakukan kekerasan kepada sejumlah siswa kelas I. Akan tetapi, pihak sekolah, SMA Don Bosco Pondok Indah menyatakan belum mendapatkan informasi penetapan siswanya sebagai tersangka dari pihak kepolisian.

"Kami belum mendapatkan konfirmasi resmi dari kepolisian, sehingga belum menentukan sikap," kata Manajer Pendidikan SMA Don Bosco Pondok Indah, Ibnu Markatab, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (1/8/2012).

Sikap yang dimaksud Ibnu adalah keputusan sekolah terhadap para siswa yang disangka pelaku kekerasan. "Nanti kalau sudah dapat konfirmasi resmi, kami akan menentukan. Sikap itu tentunya menurut bobot masing-masing, yang diputuskan melalui rapat, bukan orang per orang,  dan seadil-adilnya," paparnya.

Ia mengungkapkan, sikap atau pun sanksi yang akan diputuskan pihak sekolah, selain tegas, tetapi juga fair untuk siswa.  

Diberitakan sebelumnya, polisi telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka pelaku penganiayaan.

"Kami telah memeriksa sembilan saksi dan mengonfrontirnya bersama korban. Lalu dari gelar perkara, kita tetapkan tujuh orang sebagai tersangka, dua orangnya hanya sebagai saksi, tidak terlibat melakukan penganiayaan," terang Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Hermawan, saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Rabu (1/8/2012).

Menurut Hermawan, para pelaku penganiayaan merupakan siswa kelas 3 SMA Don Bosco. Mereka menganiaya korban secara bersama-sama.

Para pelaku menganiaya korban dengan menampar, mengancam dengan menggunakan pisau, menendang korban, menyuruh korban mengangkat batu, memaksa menenggak minuman keras, dan menyundut api rokok pada tengkuk korban.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau