Nekat Jual Togel untuk Kebutuhan Lebaran

Kompas.com - 04/08/2012, 14:17 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com — Empat pelaku aksi perjudian toto gelap (togel) berhasil dibekuk jajaran Kepolisian Resor Magelang Kota dalam Operasi Pekat Candi 2012.

Kepala Polres Magelang Kota AKBP Tjuk Winarko melalui Kepala Humas AKP Nicolas Indi Istadji mengatakan, mereka diringkus saat sedang beraksi di sebuah tempat dan langsung digelandang beserta beberapa barang bukti.

Mereka adalah Haryanto (36), warga Jambon Wot Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah; Suparlan (55) dan Lilik Budi Siswanto (51), warga Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah; serta Kiptiah (50), warga Gelangan, Kecamatan Magelang Tengah.

"Haryanto dan Kiptiah saat ini ditahan di tahanan Polres Kota, sedangkan Lilik dan Suparlan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Magelang," ujarnya, Jumat (3/8/2012) kemarin.

Dari tangan para pelaku berhasil disita beberapa barang bukti. Antara lain dari tangan Haryanto disita barang bukti satu telepon seluler , sedangkan di tangan Suparlan uang tunai Rp 120.000 dan 12 lembar kupon togel.

''Sementara di tangan Ny Kiptiah, kami sita uang tunai Rp 600.000, kupon tindesan, dan bolpoin. Di tangan Lilik disita uang tunai Rp 438.000, satu bendel kupon togel, buku catatan, buku tafsir mimpi, karbon, dan lainnya,'' katanya.

Indi menambahkan, rata-rata para pelaku sudah melancarkan aksinya lebih dari tiga bulan. Baru kali ini mereka ditangkap dan bakal dijebloskan ke penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun.

''Selain para pelaku yang tertangkap itu, kami juga sedang memburu tersangka lain yang menjadi pembeli togel tersebut, yakni MB yang membeli kepada Ny Kiptiah dan T yang membeli togel di Lilik," katanya.

Sementara itu, tersangka Haryanto menuturkan, dirinya dan teman-temannya terpaksa menjual kupon judi togel karena terdesak kebutuhan menjelang Lebaran. Pendapatannya sebagai buruh serabutan tidak pasti.

"Menjelang Lebaran banyak kebutuhan yang harus kami beli untuk keluarga, tapi tidak ada pemasukan," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau