Dua Wakil Asia di Semifinal

Kompas.com - 06/08/2012, 02:37 WIB

LONDON, MINGGU - Asia menempatkan dua wakil, Korea Selatan dan Jepang, di semifinal sepak bola Olimpiade London 2012. Korsel menyingkirkan Inggris Raya melalui adu penalti, 5-4, di Stadion Millennium, Cardiff, Wales, Sabtu (4/8). Pada laga semifinal, Korsel versus Brasil dan Jepang versus Meksiko.

Kedua laga semifinal itu bakal digelar Selasa besok. Korsel melaju ke semifinal berkat sukses Ki Sung-yueng, algojo terakhir mereka, dalam menyelesaikan tendangan penalti terakhir. Di sisi lain, hal itu juga akibat gagalnya penyerang Chelsea, Daniel Sturridge, mengeksekusi penalti.

Ini kali kedua dalam enam pekan tim Inggris tersingkir dari turnamen besar melalui adu penalti. Situasi yang mengingatkan adanya ”kutukan” pada Inggris dalam adu penalti. Sebelumnya, Inggris tersingkir pada perempat final Piala Eropa 2012 juga lewat adu penalti melawan Italia.

Di olimpiade kali ini, mereka diperkuat 13 pemain Inggris dan 5 pemain Wales dan bernama Inggris Raya. Ini kali pertama Inggris Raya berlaga di olimpiade setelah 52 tahun.

”Format tim Inggris Raya di olimpiade ini fantastis, tetapi saya tidak berpikir hal ini bisa terulang lagi,” kata Stuart Pearce, Pelatih Inggris Raya.

”Posisi tuan rumah memungkinkan kami memperoleh kesempatan ini. Namun, jika Anda melihat program internasional dan menyatukan bangsa bersama-sama, di mana kami akan punya waktu untuk ikut babak kualifikasi?” ujar Pearce.

Pada laga perempat final, Inggris tertinggal dulu 0-1 melalui gol Ji Dong-won pada menit ke-29. Gelandang Aaron Ramsey menyamakan 1-1 lewat titik penalti pada menit ke-36. Skor seri itu bertahan hingga babak perpanjangan waktu dan harus dilanjutkan dengan adu penalti, yang menjadi kutukan bagi Inggris Raya.

Korsel tantang Brasil

Dari empat semifinalis, Jepang melaju paling mulus melalui kemenangan 3-0 atas Mesir di Old Trafford. Tiga gol itu diceploskan Kensuke Nagai pada menit ke-14, lalu berkat sundulan Maya Yoshida (78’) dan Yuki Otsu (83’).

Tim ”Negeri Matahari Terbit” itu belum pernah kebobolan. Ini untuk pertama kali mereka menembus empat besar sejak 1968. Pada laga yang disaksikan 70.000 penonton itu Mesir harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-41 akibat bek Saad Saadeldin dikartu merah.

Tiga tim semifinalis lain, termasuk favorit Brasil, lolos lewat perjuangan tidak mudah. Brasil, yang mengincar medali emas pertama olimpiade, tertinggal dua kali sebelum akhirnya menang 3-2 atas Honduras yang mengakhiri laga dengan sembilan pemain.

Brasil tertinggal 0-1 ketika laga baru berjalan 11 menit akibat gol tendangan voli Mario Martinez. Sekitar 22 menit kemudian, Honduras kehilangan satu pemain akibat kartu kuning kedua yang diperoleh Wilmer Crisanto.

Tak lama kemudian, Leandro Damiao menyamakan 1-1. Tiga menit setelah turun minum, Roger Espinoza kembali membuat Honduras memimpin 2-1. Gol penalti Neymar menyamakan skor 2-2 sebelum Leandro kembali mencetak gol kemenangan. Pada menit-menit terakhir, Espinoza diusir lewat kartu kuning kedua.

Di semifinal, Selasa besok, Brasil akan menjadi lawan Korsel. Satu laga semifinal lainnya mempertemukan Jepang melawan Meksiko yang lolos ke semifinal setelah memukul Senegal, 4-2, melalui babak perpanjangan waktu.

Senin ini berlangsung semifinal sepak bola putri. Asia menempatkan satu wakil, Jepang, yang menantang Perancis. Tim favorit dan juara bertahan Amerika Serikat melawan Kanada. Jepang, juara dunia, juga menjadi salah satu favorit, terutama setelah mendepak Brasil, 2-0, pada perempat final. (REUTERS/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau