Kedua laga semifinal itu bakal digelar Selasa besok. Korsel melaju ke semifinal berkat sukses Ki Sung-yueng, algojo terakhir mereka, dalam menyelesaikan tendangan penalti terakhir. Di sisi lain, hal itu juga akibat gagalnya penyerang Chelsea, Daniel Sturridge, mengeksekusi penalti.
Ini kali kedua dalam enam pekan tim Inggris tersingkir dari turnamen besar melalui adu penalti. Situasi yang mengingatkan adanya ”kutukan” pada Inggris dalam adu penalti. Sebelumnya, Inggris tersingkir pada perempat final Piala Eropa 2012 juga lewat adu penalti melawan Italia.
Di olimpiade kali ini, mereka diperkuat 13 pemain Inggris dan 5 pemain Wales dan bernama Inggris Raya. Ini kali pertama Inggris Raya berlaga di olimpiade setelah 52 tahun.
”Format tim Inggris Raya di olimpiade ini fantastis, tetapi saya tidak berpikir hal ini bisa terulang lagi,” kata Stuart Pearce, Pelatih Inggris Raya.
”Posisi tuan rumah memungkinkan kami memperoleh kesempatan ini. Namun, jika Anda melihat program internasional dan menyatukan bangsa bersama-sama, di mana kami akan punya waktu untuk ikut babak kualifikasi?” ujar Pearce.
Pada laga perempat final, Inggris tertinggal dulu 0-1 melalui gol Ji Dong-won pada menit ke-29. Gelandang Aaron Ramsey menyamakan 1-1 lewat titik penalti pada menit ke-36. Skor seri itu bertahan hingga babak perpanjangan waktu dan harus dilanjutkan dengan adu penalti, yang menjadi kutukan bagi Inggris Raya.
Dari empat semifinalis, Jepang melaju paling mulus melalui kemenangan 3-0 atas Mesir di Old Trafford. Tiga gol itu diceploskan Kensuke Nagai pada menit ke-14, lalu berkat sundulan Maya Yoshida (78’) dan Yuki Otsu (83’).
Tim ”Negeri Matahari Terbit” itu belum pernah kebobolan. Ini untuk pertama kali mereka menembus empat besar sejak 1968. Pada laga yang disaksikan 70.000 penonton itu Mesir harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-41 akibat bek Saad Saadeldin dikartu merah.
Tiga tim semifinalis lain, termasuk favorit Brasil, lolos lewat perjuangan tidak mudah. Brasil, yang mengincar medali emas pertama olimpiade, tertinggal dua kali sebelum akhirnya menang 3-2 atas Honduras yang mengakhiri laga dengan sembilan pemain.
Brasil tertinggal 0-1 ketika laga baru berjalan 11 menit akibat gol tendangan voli Mario Martinez. Sekitar 22 menit kemudian, Honduras kehilangan satu pemain akibat kartu kuning kedua yang diperoleh Wilmer Crisanto.
Tak lama kemudian, Leandro Damiao menyamakan 1-1. Tiga menit setelah turun minum, Roger Espinoza kembali membuat Honduras memimpin 2-1. Gol penalti Neymar menyamakan skor 2-2 sebelum Leandro kembali mencetak gol kemenangan. Pada menit-menit terakhir, Espinoza diusir lewat kartu kuning kedua.
Di semifinal, Selasa besok, Brasil akan menjadi lawan Korsel. Satu laga semifinal lainnya mempertemukan Jepang melawan Meksiko yang lolos ke semifinal setelah memukul Senegal, 4-2, melalui babak perpanjangan waktu.
Senin ini berlangsung semifinal sepak bola putri. Asia menempatkan satu wakil, Jepang, yang menantang Perancis. Tim favorit dan juara bertahan Amerika Serikat melawan Kanada. Jepang, juara dunia, juga menjadi salah satu favorit, terutama setelah mendepak Brasil, 2-0, pada perempat final.