Advertorial

Pakai Bahasa Inggris Enggak Nasionalis? Apa Kata Dunia?

Kompas.com - 13/08/2012, 14:08 WIB

Sebagai orang Indonesia, wajib hukumnya apabila kita dapat menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar. Penggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah salah satu bentuk nasionalisme kita sebagai anak bangsa. Namun, sebagai anak-anak bangsa yang modern sangat perlu bagi kita untuk mempelajari bahasa asing selain bahasa ibu.

Apabila kita mau melihat sejarah kemerdekaan bangsa ini, banyak tokoh-tokoh bangsa Indonesia yang bisa berbahasa asing, bahkan diantara mereka memiliki penguasaan yang mendalam akan bahasa asing tersebut. Bung Karno bisa dijadikan contoh terbaik bagaimana penguasaan bahasa asing merupakan hal yang bermakna penting.

Bung Karno adalah seorang polyglot (orang yang menguasai berbagai bahasa), yang punya gairah tersendiri terhadap bahasa asing. Simaklah pidato-pidatonya, ia sering sekali menyitir berbagai ungkapan berbahasa asing. Bahkan sangat antusias untuk urusan Bahasa Inggris. Bahkan, ia pernah mengungkapkan bahwa dalam mimpi tidurnya, ia selalu bercakap menggunakan Bahasa Inggris.
 
Hari Kemerdekaan ini adalah momentum yang tepat untuk kita menyadari betapa berartinya menguasai suatu bahasa asing, terutama Bahasa Inggris. Para founding father telah memberi teladan yang baik tak hanya bagaimana mereka memaknai nasionalisme secara lebih luas, tapi juga tentang pentingnya penguasaan Bahasa Inggris.

Sebagai saran untuk mulai belajar Bahasa Inggris, kamu bisa datang ke EF Englishtown yang hadir guna membantu anak-anak Indonesia yang menginginkan penguasaan Bahasa Inggris secara mendalam tetapi dengan cara amat mudah dan praktis. EF Englishtown didesain guna mempermudah para siswa bahasa Inggris yang sibuk dan tidak memiliki banyak waktu luang untuk belajar.

Cukup datang ke cabang EF English First terdekat dan dengan tarif kursus relatif terjangkau, para siswa Bahasa Inggris akan menikmati layanan kursus online dengan berbagai kemudahan dan fleksibilitas dalam suasana belajar yang hangat serta menyenangkan.

Jadi, nasionalis bukan berarti gak bisa Bahasa Inggris, karena menjadi juga seorang nasionalis sejati bukan berarti tidak mau membuka diri.

Kunjungi facebook fanpages kami:
http://www.facebook.com/EFEnglishtownIndonesia (like and add untuk mendapat info terbaru tentang EF Englishtown)
dan website kami: www.englishtown.co.id atau hubungi langsung Hotline EF Englishtown di 021 - 500 003

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau