Letak pintu gerbang Yayladagi sekitar 50 kilometer arah selatan kota Antakya. Begitu melewati pintu gerbang Yayladagi itu kita akan tiba di Provinsi Latakia, Suriah. Pintu gerbang Yayladagi adalah salah satu dari sekian banyak pintu gerbang yang tersebar di sepanjang perbatasan Turki-Suriah yang terbentang 900 kilometer.
Mobil Hyundai warna hitam milik Zaher sekitar pukul 14.00 langsung meluncur menuju Yayladagi. Seorang wartawan lain bernama Ramazan dari televisi Turki TRT ikut di mobil Zaher. Perjalanan antara kota Antakya dan gerbang Yayladagi hanya butuh waktu sekitar setengah jam saja.
Pemandangan sepanjang perjalanan Antakya-Yayladagi sangat memesona karena menelusuri jalan perbukitan yang berkelok-kelok nan indah, mengingatkan pemandangan di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Kami sempat melewati kota kecil indah bernama Harbiye di puncak perbukitan.
”Ini kota wisata Harbiye yang sering menjadi tujuan wisata warga Suriah, Lebanon, dan negara Arab Teluk, seperti Qatar dan Kuwait,” kata Asif.
Menurut Asif, penduduk kota Harbiye hanya sekitar 20.000 jiwa, dan sekitar 99 persennya adalah etnis Arab penganut mazhab Syiah Alawi.
Tak lama setelah melewati Harbiye, kami tiba di kota kecil Yayladagi, yang juga berpemandangan sangat indah. Kota itu diapit perbukitan, mirip kota wisata Batu di Malang, Jawa Timur. Para penduduknya berjualan berbagai suvenir khas Turki.
Maklum, kota Yayladagi terletak di perbatasan yang menjadi tempat perlintasan warga Suriah ataupun Turki yang lalu lalang di antara kedua negara itu. Banyak pelintas batas itu yang ingin membeli suvenir.
Di kota itu kami melewati sebuah kamp pengungsi Suriah yang tampak dijaga ketat oleh aparat keamanan Turki. ”Mereka yang tampak berjalan kaki di pinggir-pinggir jalan kota ini sebagian besar adalah pengungsi Suriah, yang keluar jalan-jalan dari kamp mereka,” tutur Asif.
Tak jauh dari kota itu kami tiba di pintu gerbang Yayladagi. Dari kejauhan sudah terlihat kepulan asap dari kebakaran hutan di sekitar pintu gerbang itu.
Beberapa mobil pemadam kebakaran sedang mencoba memadamkan kobaran api. Para wartawan dari berbagai media lokal Turki juga tampak berdatangan untuk meliput peristiwa kebakaran hutan itu.
Pihak Turki dan Suriah tidak menjelaskan penyebab kebakaran hutan itu. Mereka juga tidak menyampaikan dari wilayah Suriah atau Turki kebakaran hutan itu berasal.
Suasana sekitar pintu perbatasan itu juga tampak sepi. Kawasan di sekitar gerbang itu adalah bukit-bukit berhutan. Hanya ada pos militer Turki di sisi kiri gerbang dan sebuah gedung apartemen yang sudah rusak di sisi kanan gerbang.
Terlihat beberapa kendaraan berpelat nomor Suriah yang hendak melintasi perbatasan menuju Suriah.
Akibat kebakaran hutan itu, puluhan warga Suriah yang hendak melintas kembali ke Suriah terpaksa menunggu izin dari otoritas Turki. Di antara mereka ada seorang warga Suriah bernama Khaled (55) bersama keluarganya.
”Saya berasal dari kota Latakia di Suriah. Saya dan keluarga sudah satu bulan berada di Turki untuk mengunjungi saudara saya di kota Izmir, Turki. Sekarang saya mau pulang ke Latakia,” ungkap Khaled yang membawa mobil sendiri pulang-pergi Suriah-Turki.
Khaled mengaku pasrah jika terjadi apa-apa di perjalanan menuju Latakia. ”Kota Latakia adalah kota paling aman di Suriah saat ini dibanding kota-kota lain. Saya hanya bisa berdoa kepada Tuhan semoga saya bersama keluarga bisa sampai dengan selamat ke rumah saya di Latakia,” ujar Khaled.
Seorang sopir taksi dari Suriah bernama Jaafar (45) juga mengatakan, pulang ke Suriah melalui pintu Yayladagi adalah jalur paling aman sekarang. Menurut dia, Provinsi Latakia adalah provinsi paling tenang dibanding provinsi lain di Suriah.
”Saya sering bolak-balik antara Suriah dan Turki melalui pintu gerbang Yayladagi ini, dan Alhamdulillah aman dalam semua perjalanan saya,” ungkap Jaafar.
Kota-kota besar lain di Suriah, termasuk ibu kota Damaskus dan kota terbesar Aleppo, dilanda pertempuran sengit antara tentara pemerintah Presiden Bashar al-Assad dan pasukan oposisi. Tak ada yang tahu sampai kapan pertempuran itu akan terus terjadi....