Square Enix Siap Edarkan "Sleeping Dogs"

Kompas.com - 14/08/2012, 09:19 WIB

KOMPAS.com - Empat belas Agustus menjadi tanggal yang ditunggu oleh gamer di Amerika Serikat karena mereka akhirnya bisa memainkan game "Sleeping Dogs" buatan United Front Games dan diedarkan oleh Square Enix.

Judul ini sudah mengundang perbincangan maupun rasa penasaran karena konten yang kaya aksi, seolah menempatkan pemainnya dalam sebuah film laga Hong Kong bertemakan mafia, polisi menyamar, dan kawasan Pecinan.

Menurut keterangan resmi di situsnya, Sleeping Dogs bakal diluncurkan di Amerika Serikat pada 14 Agustus, di Australia pada 16 Agustus dan 17 Agustus di Eropa.

Berdasarkan keterangan di situs resminya, game ini mereka gambarkan sebagai paduan dari balapan, pertarungan jarak dekat, adu tembak, dengan setting Hong Kong.

Sleeping Dogs mengisahkan perwira polisi Wei Shen yang menyamar ke dalam organisasi kriminal, Triad, demi memburu satu faksi yakni Sun On Yee.

Sebagai pemuda blasteran China-Amerika, Shen dengan mudah melebur ke dalam organisasi tersebut tapi di sana dia juga gamang dengan posisi maupun kesetiaan yang harus diberikan, kepada Triad atau kepada kepolisian.

Game yang ber-setting di Hong Kong ini akan membawa pemain untuk seolah berada di dalamnya dengan suasana yang semirip mungkin seperti gang-gang sempit hingga papan iklan yang berjejalan khas pecinan. Setting ini belum pernah dijajal game ber-genre "sandbox" sebelumnya seperti Grand Theft Auto.

Konflik yang ditawarkan dalam game ini seolah menempatkan pemain dalam film laga Hong Kong.

Bertemakan polisi yang menyamar ke dalam organisasi kriminal, berupaya membuktikan diri dengan berbuat kejahatan hingga nyawanya terancam sewaktu penyamarannya terbongkar.

Tema seperti ini bisa ditemui dalam film semacam "The Departed" atau "Infernal Affairs."

Dari sisi permainan, Sleeping Dogs menggabungkan berbagai aspek seperti mengemudi sekaligus adu tembak di jalanan. Untuk bagian aksi, ada dua sesi yang bisa digabungkan yakni adu tembak hingga pertarungan jarak dekat.

Pertarungan jarak dekat merupakan fitur yang banyak dibicarakan karena banyaknya improvisasi yang bisa dilakukan. Pemain bisa melempar lawannya ke dalam kap mobil yang terbuka kemudian menjepit kepalanya. Adegan kekerasan dalam game ini relatif vulgar untuk memperkuat fitur aksinya.

Sewaktu mengemudi, pemain bisa melompat ke mobil lain dan merebut kendalinya. Fitur ini bernama Action Hijack yang berguna dalam misi-misi tertentu.

Semula ditawarkan untuk konsol Xbox 360 dan Playstation 3, pengembang United Front Games juga memastikan game ini bakal di-port untuk PC. Namun, bukan hanya itu saja, mereka menjanjikan untuk mendongkrak fitur grafis bagi pemilik komputer spesifikasi premium.

Nyaris dibatalkan

Terlepas dari respon gamer yang cukup positif terhadap Sleeping Dogs, sejarahnya ternyata cukup pahit yakni nyaris dibatalkan. Awalnya, game tersebut adalah sekuel ketiga dari seri True Crime yang diedarkan Activision dan diumumkan pertama kali pada Desember 2009.

Pada bulan Agustus 2010, Activision mengumumkan penundaan rilis True Crime untuk memberikan waktu tambahan bagi pengembangan game.

Namun, pada Februari 2011 mendadak Activision menyatakan bahwa game True Crime dibatalkan. Alasan yang dikemukakan adalah pesimisme bahwa game ini bisa meraup banyak untung, yang serupa dengan dua sekuel sebelumnya yang tidak terlalu sukses.

Beruntung, pada bulan Agustus 2011 game ini diambil alih oleh Square Enix dan langsung mengganti namanya menjadi Sleeping Dogs. Optimisme bahwa game itu terselamatkan setelah beredar banyak trailer maupun video yang menggambarkan suasana permainan yang menarik minat banyak orang.

Hingga akhirnya, mereka pun menanti tanggal peluncuran Sleeping Dogs pada 14 Agustus 2012 mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau