PHRI: Paket Kuliner Tingkatkan Hunian Hotel

Kompas.com - 14/08/2012, 20:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menilai paket wisata kuliner di hotel-hotel potensial mendongkrak tingkat hunian yang diprediksikan akan turun pada sepekan sebelum Lebaran 2012.

Ketua Umum PHRI Yanti Sukamdani, di Jakarta, Selasa (14/8/2012) memprediksikan tingkat hunian hotel-hotel di seluruh Indonesia bakal turun selama sepekan sebelum Lebaran sehingga harus disiasati dengan penawaran paket wisata kuliner.

"Untuk mendongkrak penurunan tingkat hunian hotel pada sepekan sebelum lebaran, umumnya hotel-hotel memberikan paket wisata kuliner," katanya.

PHRI sejak beberapa waktu lalu memprediksikan pada kurun sepekan sebelum hari raya, tingkat hunian hotel akan turun alias sepi.

Menurut Yanti, paket wisata kuliner di hotel akan menjadi salah satu upaya yang efektif untuk mendongkrak pendapatan pelaku industri perhotelan di Tanah Air. "Selain menawarkan paket wisata kuliner di hotel-hotel juga ada beberapa hotel menyelenggarakan safari Ramadhan," katanya.

Meski begitu, Yanti menekankan, fungsi MICE (Meeting, Incentive, Conference and Exhibition) di hotel-hotel juga masih tetap berjalan selama Ramadhan.

"Meeting tetap ada karena ada hal-hal yang tidak bisa dibatalkan, ada memang acara yang sudah di-arrange jauh-jauh hari sebelumnya. Jadi yang seperti ini tetap jalan terus," katanya.

Yanti menambahkan, secara keseluruhan pengaruh puasa dan lebaran yang tahun ini bersamaan dengan bulan-bulan peak season liburan hanya sedikit memberikan pengaruh pada penurunan tingkat hunian hotel.

"Tidak banyak pengaruh, hanya memang untuk wisnus ada sedikit pengaruh tetapi mereka tetap traveling meski berkurang," katanya.

Sedangkan untuk wisman tetap berjalan seperti biasa karena umumnya sudah melakukan pemesanan jauh-jauh hari sebelum kedatangan mereka ke Indonesia.

Sampai semester I tahun ini, PHRI mencatat tingkat hunian hotel di seluruh Indonesia rata-rata 65 persen. "Sebagian besar yang diminati adalah hotel bintang 2, bintang 3, dan terutama budget hotel, meskipun hotel bintang 3 dan bintang 4 tetap juga diminati," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau