Mudik Terakhir via Terminal Lebak Bulus

Kompas.com - 18/08/2012, 17:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Angkutan Lebaran yang keluar masuk melalui Terminal bus antarkota Lebak Bulus, Jakarta Selatan, tahun ini akan menjadi saat terakhir. Seusai kesibukan arus balik Lebaran nanti, proyek Mass Rapid Transit di Lebak Bulus akan dimulai, menggantikan fungsi terminal antarkota.

"Proyek Depo MRT akan mulai setelah Lebaran. Nanti hanya ada trayek dalam kota (untuk Terminal Lebak Bulus)," terang Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Udar Pristono saat meninjau arus mudik di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (18/8/2012).

Ia menjelaskan, dari Terminal Lebak Bulus saat ini, yang akan dipertahankan hanya terminal kelas C untuk angkutan dalam kota. Terminal dalam kota dipertahankan agar terintegrasi dengan pangkalan MRT Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia. Sedangkan terminal kelas A untuk angkutan bus antarkota akan dialihkan ke empat terminal bus lainnya.

Perusahaan-perusahaan otobus (PO) yang selama ini beroperasi di Lebak Bulus akan dialihkan ke empat terminal lainnya, yakni Kalideres, Pulo Gadung, Pulo Gebang, dan Kampung Rambutan.

"Sudah diisiagakkan. Untuk tujuan Jawa Barat di Kampung Rambutan, Jawa Tengah di Pulogadung, Sumatera di Kalideres. Ada juga terminal terbesar di Pulo Gebang," kata Pristono.

Beberapa PO yang ditemui Kompas.com menyatakan sudah mendapat informasi seputar akan pengalihfungsian terminal antarkota menjadi Depo MRT. Namun mereka belum mendapat kepastian mengenai waktu pengosongan maupun lokasi baru yang akan dijadikan pangkalan mereka.

"Kalau mau jadi tempat MRT kami sudah tahu. Tapi belum dapat info kapan harus dikosongkan. Coba tanya ke Dishub aja," kata Tuti dari PO Melino Putro.

Pernyataan serupa dikemukakan oleh staf PO Sri Mulyo. Ia mengetahui bahwa angkutan Lebaran via terminal Lebak Bulus akan berakhir tahun ini. Namun, ia mengaku pihaknya belum ada persiapan untuk berpindah lokasi lantaran belum ada informasi resmi dari pihak Dishub.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau