Ragunan Jadi Favorit Warga karena Murah Meriah

Kompas.com - 20/08/2012, 20:01 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Taman Margasatwa Ragunan masih menjadi pilihan utama warga sekitar Jakarta untuk berekreasi mengisi hari libur Lebaran, karena murah dan meriah.

"Tarif masuknya murah dan terjangkau bagi masyarakat seperti kami," kata salah satu pengunjung TM Ragunan, Edi (36), Senin (20/8/2012).

Edi mengatakan, tiket masuk ke tempat rekreasi itu termasuk murah dibandingkan tiket masuk ke Taman Impian Jaya Ancol dan Water Boom. Dia menjelaskan, harga dua tiket untuk orang dewasa total Rp 8.000, dan dua tiket untuk anak-anak dengan total Rp 6.000.

"Harga sebesar itu terjangkau untuk kelas menengah ke bawah dan untuk semua kalangan," ujarnya.

Menurut Edi, kedatangannya ke TM Ragunan bersama rombongan tetangga yang tinggal di Bekasi. Dia sendiri memilih menggunakan sepeda motor untuk menuju tempat rekreasi itu.

Lebih lanjut dikatakannya, fasilitas yang disediakan pengelola TM Ragunan cukup memadai dan bagus. Hal ini, menurut Edi, membuat pengunjung nyaman untuk menghabiskan liburanya di sana.

"Selain untuk rekreasi, berbagai fasilitas di sini bermanfaat bagi anak-anak, bisa menambah pengetahuan mereka," katanya.

TM Ragunan masih menjadi daya tarik penduduk Jakarta untuk dikunjungi di kala liburan, yang ditandai dengan peningkatan jumlah pengunjungnya pada hari ke dua Lebaran ini.

Menurut data Pelayanan Pengunjung TM Ragunan, jumlah pengunjung hingga pukul 15.00 WIB di hari kedua Lebaran ini sebanyak 110.000 orang, jumlahnya meningkat dibandingkan hari Minggu (19/8) yaitu 29.000 orang.

Jumlah itu diperkirakan akan bertambah karena tempat rekreasi itu akan memperpanjang jam bukanya hingga pukul 17.00 WIB.

Kesan positif terhadap TM Ragunan juga dikatakan pengunjung lain, M Sidik (45), yang menilai tiket masuk TM Ragunan cukup murah dibandingkan tempat rekreasi yang lain. Untuk itu, kata Sidik, dia tidak ragu membawa istri dan kedua anaknya ke tempat rekreasi yang berada di Jakarta Selatan itu.

"Tempat rekreasinya ini dekat dengan rumah saya di Lenteng Agung dan tiket masuknya murah meriah," katanya seraya menambahkan, mereka sudah mempersiapkan berbagai perbekalan untuk berekreasi di sana, salah satunya membawa ketupat dan minuman dari rumah.

Hal ini menurut dia untuk menjaga suasana liburan di TM Ragunan tetap nyaman tanpa diganggu dengan kerepotan mencari makanan dan minuman.

Sidik mengatakan kedua anaknya memiliki tempat favorit ketika berkunjung ke Ragunan, yaitu melihat  gajah. Menurut dia, di kandang gajah itu, kedua anaknya bisa memberi makan sambil berinteraksi dengan binatang berbelalai itu.

"Setelah itu kemungkinan akan melihat buaya, lalu keliling Ragunan dan setelah capek langsung pulang," ujarnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau