Taiwan Kembangkan Beras Lembut untuk Manula

Kompas.com - 23/08/2012, 14:54 WIB

TAIPEI, KOMPAS.com — Periset Taiwan, Kamis (23/8/2012), menegaskan, pihaknya telah mengembangkan beras khusus yang jika dimasak akan lembut dan sedikit manis. Beras ini cocok untuk manula, terutama dalam memenuhi kebutuhan mereka yang terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya kelompok tersebut.

Beras jenis baru ini dikembangkan oleh Stasiun Ekstensi dan Riset Pertanian Distrik Miaolim di Taiwan Tengah, setelah sebuah proses panjang selama satu dekade. Beras baru yang lembut ini kemungkinan akan dipasarkan tahun depan.

"Kami kembangkan beras untuk orang usia lanjut, dengan maksud bisa menghasilkan beras yang agak lembut dan sedikit manis. Beras jenis ini juga memantapkan kondisi sawah dan dapat disimpan dalam jangka panjang," ujar Chang Su-jeing, salah seorang periset, sebagaimana dikutip AFP.

Dari hasil sensus terakhir, warga Taiwan yang berusia 65 tahun atau lebih kini mencapai 10,7 persen dari penduduk Taiwan yang berjumlah 23 juta jiwa. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, apabila jumlah penduduk usia di atas 65 tahun atau mencapai di atas 7 persen dari populasi, maka mereka masuk dalam komunitas "usia tua".

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau