Arus Balik di Terminal Kalideres Terus Meningkat

Kompas.com - 23/08/2012, 15:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 6.349 penumpang arus balik pada H+3 pasca Hari Raya Idul Fitri 1433 H telah datang di Terminal Kalideres. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari tahun kemarin yang hanya berjumlah 4.421 penumpang.

"Ini bukan puncak arus balik. Pasalnya, jika melihat puncak arus balik pada tahun kemarin yang jatuh pada H+5 sebanyak 18.409 penumpang, ini hanya sekian persen, masih kecil jika dibandingkan dengan data puncak arus balik," Kata Kepala Terminal dalam kota Bastian, Kamis (23/8/2012).

Ia memaparkan, tingkat arus balik dari H+1 hingga H+3 terus mengalami peningkatan. Pada H+1 tercatat 3.432 penumpang yang tiba, dan pada H+2 tercatat 4.904 penumpang. Hal tersebut selain karena sudah banyak warga yang harus mulai beraktivitas, juga karena Terminal Grogol untuk Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) sudah ditutup pada tahun ini.

"Jadi penumpang diarahkan semua ke Terminal Kalideres," ujarnya.

Mengenai puncak arus balik yang diprediksi jatuh pada H+5, Jumat (24/8/2012), pihaknya terus mengantisipasi agar jangan sampai ada hal yang tidak diinginkan. Pihak terminal mengadakan kerja sama Organda, Perusahaan Otobus (PO), pihak kepolisian, Dinas Kesehatan dan Dinas Kependudukan.

"Ada Amari (Angkutan Malam Hari) yang disediakan oleh bus Mayasari sebanyak 5 bus, selain itu ada busway dan angkutan-angkutan perbatasan," ujarnya.

Sementara itu, arus balik pemudik dipastikan akan bertambah pada tahun ini. Pasalnya, Terminal Grogol ditutup untuk bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Oleh karenanya, pihak terminal bekerja sama dengan dinas kependudukan akan memantau jumlah kedatangan para pemudik agar lonjakan pendatang dapat didata dan diminalisir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau