JAKARTA, KOMPAS.com- Gara-gara anak bermain korek api, rumah seorang warga di Cilincing, Jakarta Utara, sebagian bangunannya hangus terbakar, Kamis (23/8/2012). Kebakaran itu pun menyebabkan kepanikan warga di sekitarnya karena rumah itu berada di tengah permukiman padat penduduk.
Pemilik rumah yang terbakar Rojali (41) mengaku, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 11.30. Saat itu dia melihat anaknya yang bungsu Yusriah (6) berteriak kebakaran sambil menangis. "Saat saya dekati, dia terus menangis. Tetapi saya tidak melihat ada api," kata Rojali. Baru setelah anaknya menunjukkan gudang di bagian depan rumah, Rojali baru menyaksikan api telah melalap seluruh ruangan gudang.
"Saat itu api sudah menyambat atap gudang," kata Rojali. Dengan bantuan warga, Rojali memadamkan kebakaran di rumahnya dengan menggunakan air dari selokan. Lebih dari setengah jam upaya pemadaman berlangsung hingga akhirnya tim pemadam kebakaran tiba. Menurut Rojali, kebakaran itu disebabkan karena anaknya yang paling kecil Yusriah bermain korek api dari kayu di dalam gudang yang ada di depan rumah.
Rupanya api menyambar sofa bekas yang ditaruh di gudang itu. Karena takut, Yusriah pun keluar dari gudang, dan berlari ke tengah jalan. "Saat itu dia teriak-teriak kebakaran," kata Rojali.
Beberapa warga mengaku sempat panik dengan kebakaran itu. Sebab angin bertiup cukup kencang, dan rumah-rumah berdiri berhimpitan. "Saya sampai mencabut dua tabung gas, dan menyelamatkan surat-surat berharga keluar dari rumah. Saat itu saya khawatir api menyambar kemana-mana," tutur Katman (45).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang