Kronologi Korban Hanyut di Sungai Brantas Kediri

Kompas.com - 26/08/2012, 12:46 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com - Tiga dari lima pemuda asal Surabaya yang tengah berenang di sungai Brantas, Desa Mekikis, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, hilang setelah hanyut terbawa derasnya arus sungai, Sabtu (25/8/2012) petang. Niat mereka bersuka ria dalam mengisi lebaran tahun ini pun menjadi cerita yang tak terlupakan.

Salah satu korban selamat, Hendra (18), menuturkan, kedatangan mereka ke Kediri dalam rangka berkunjung ke rumah nenek salah satu temannya yang berada di daerah Kertosono untuk berlebaran. Mereka berangkat sejak Jumat (24/8/2012) dinihari. Sabtu (25/8/2012) petang, mereka kemudian bermain di sungai Brantas, sungai terpanjang kedua di Jawa Timur ini.

Saat berenang itulah, Hendra menambahkan, temannya yang bernama Bram Yudi Prasetio (19) hanyut terbawa arus sungai. Rekannya yang lain, Gilang (15), mencoba menolongnya namun malah ikut hanyut. Begitupula dengan Abraham Melki Kristian Latupirisa (19) yang menyusul menolong, juga hanyut.

"Lalu kami berteriak dan warga mulai berdatangan untuk menolong, tapi sudah terlanjur tenggelam," kata Hendra, di Mapolsek Purwoasri, Minggu (26/8/2012). Kini Hendra beserta empat temannya yang selamat masih berada di Mapolsek Purwoasri untuk menjalani pemeriksaan.

Sementara, keluarga ketiga korban tenggelam sudah berdatangan di lokasi kejadian, Minggu (26/8/2012). Beberapa diantara mereka sudah datang dari Surabaya sejak malam hari.

Sebelumnya diberitakan, tiga dari lima pemuda asal Surabaya yang tengah berenang disungai Brantas, Desa Mekikis, Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri, Jawa Timur, hilang setelah hanyut terbawa derasnya arus sungai, Sabtu (25/8/2012) petang. Tim SAR hingga kini masih terus melakukan pencarian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau