Inilah Jadwal Jokowi yang Dibatalkan di Jakarta

Kompas.com - 31/08/2012, 11:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo biasanya beraktivitas di Jakarta tiap akhir pekan. Namun sehubungan dengan penembakan yang menewaskan Brikpa Dwi Data Subekti, ia membatalkan agendanya ke Jakarta.

Koordinator Bidang Komunikasi dan Media Center Tim Kampanye Jokowi-Basuki, Budi Purnomo mengatakan, Jokowi memilih memimpin Rapat Muspida di Solo untuk membahas berbagai hal soal pengamanan kota Solo ke depan, termasuk peristiwa aktual kejahatan teror yang menewaskan anggota Polri.

"Kami juga mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya pada keluarga besar Polri dan keluarga korban," kata Budi melalui keterangan tertulisnya, Jumat (31/8/2012).

Acara yang terpaksa dibatalkan oleh Jokowi kebanyakan undangan warga, baik itu halal-bihalal maupun bersilaturahmi dengan warga Jakarta di sejumlah tempat.

Beberapa kegiatan tersebut adalah melakukan shalat Jumat di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan. Setelah itu, rencananya akan bersilaturahmi dengan komunitas Pasar Cipete dan Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan.

Setelah bertemu bersilaturahmi dengan warga Jakarta, selanjutnya Jokowi seharusnya melakukan sejumlah pertemuan penting, termasuk dengan Kapolda Metro Jaya, dan sebagainya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau