Lokasi Wisata Kebakaran, Ribuan Diungsikan

Kompas.com - 01/09/2012, 04:48 WIB

SPANYOL, KOMPAS.com -- Beberapa ribu orang diungsikan ketika kebakaran besar yang berkobar dan tak terkendali di Spanyol selatan mencapai pinggiran pasar tempat pelancongan Marbella di Costa del Sol, kata pemerintah Spanyol, Jumat (31/8/2012).
   
Api berawal di dekat Kota Pelabuhan Malega pada Kamis (30/8/2012) larut malam dan berkobar ke arah barat. Kebakaran tersebut makin besar setelah angin kencang berhembus sementara temperatur tinggi.
   
Dua orang menderita luka bakar ringan ketika lidah api mengancam perumahan di Marbella utara, sehingga memaksa pengungsian ribuan orang ke satu pusat olah raga, kata pemerintah setempat.
   
Jutaan wisatawan mengunjungi Costa del Sol, yang terkenal karena pantai dan kehidupan malamnya, setiap tahun dan ratusan ribu orang asing dari Eropa utara tinggal di sabuk pantai itu.
   
Kebakaran tersebut berawal di dekat Malaga lalu menyebar dengan cepat ke arah barat menuju Marbella, dan membuat kesulitan petugas pemadam Spanyol yang berusaha menjinakkannya dengan dukungan pesawat serta helikopter  yang menjatuhkan air di atas kobaran api.
   
"Kebakaran ini mengerikan, dengan lidah api setinggi 10 sampai 15 meter," kata Angel Nozal, Wali Kota Mijas, kota di antara Marbella dan Malaga, kepada harian nasional El Pais, sebagaimana dikutip Reuters, Jumat malam.
   
"Ini tak diragukan adalah kebakaran terburuk yang pernah kami hadapi di Malaga," kata Elias Bendodo, Presiden Dewan Malaga, kepada radio nasional Spanyol.
   
"Ribuan orang telah diungsikan ... Dua orang dipastikan menderita dan ... banyak rumah telah mengalami kerusakan," katanya.
   
Pemerintah lokal tidak mengetahui bagaimana api pertama kali muncul, tapi mereka mereka berharap dapat mengendalikannya pada Jumat malam waktu setempat sebab hembusan angin telah berkurang.
   
Cuaca sangat kering di Spanyol telah mengakibatkan kebakaran hutan yang melahap ribuan hektare lahan pada musim panas tahun ini, dan temperatur telah mencapai tingkat tertinggi di beberapa wilayah.
   
Ribuan orang diungsikan pada awal Agustus di Kepulauan Canary, sementara empat orang tewas akibat kebakaran di daerah perbatasan antara Prancis dan Catalonia, Spanyol timur-laut, pada Juli.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau