Button Incar Kemenangan

Kompas.com - 02/09/2012, 04:01 WIB

Spa-FRANCORCHAMPS, Sabtu - Pebalap tim McLaren, Jenson Button, akhirnya kembali merebut posisi start terdepan setelah berjuang sejak musim 2009. Dengan posisi start terbaik itu, Button siap mengejar kemenangan keduanya di musim ini, mengikuti rekan setimnya, Lewis Hamilton.

Babak kualifikasi balap mobil Formula1 (F1) seri Belgia berlangsung menegangkan di Sirkuit Spa-Francorchamps, Sabtu (1/9). Button tampil perkasa di Q2 dan menjadi yang tercepat.

Pada momen yang sama, juara bertahan Sebastian Vettel dan juara dunia tujuh kali Michael Schumacher gagal menembus posisi sepuluh besar dan tidak dapat melanjutkan ke babak kualifikasi terakhir, Q3. Vettel di posisi ke-11 dan Schumacher di posisi ke-13.

Persaingan di Q3 juga ketat sejak menit pertama. Button tak dapat lagi mempertahankan dominasinya di Q2. Posisi pebalap terdepan berganti beberapa kali.

Menjelang menit-menit terakhir, pebalap Jepang, Kamui Kobayashi, dari tim Sauber merebut posisi teratas dalam ukiran waktu. Namun, Button merebut posisi sebagai pebalap tercepat beberapa detik menjelang babak kualifikasi berakhir dan berhak untuk start terdepan.

Posisi kedua ditempati oleh Kobayashi, yang terpaut 0,298 detik dari Button. Bagi Kobayashi, start di barisan depan ini adalah yang pertama kali baginya sepanjang kariernya di F1.

Posisi start ketiga ditempati oleh Pastor Maldonado dari tim Williams. Maldonado yang tampil prima di Q1 terpaut 0,32 detik dari Button.

Posisi keempat dan kelima ditempati oleh Kimi Raikkonen dari tim Lotus dan Sergio Perez dari tim Sauber. Posisi keenam sampai kesepuluh ditempati oleh Fernando Alonso, Mark Webber, Lewis Hamilton, Romain Grosjean, dan Paul Di Resta.

Namun, saat start, posisi Webber turun dari posisi ketujuh menjadi posisi ke-12. Webber mendapat hukuman karena mengganti gearbox-nya. Vettel maju ke posisi start ke-10.

Persaingan

Button mengatakan, kemenangan di Belgia ini sangat penting baginya jika masih ingin berebut gelar juara dunia. Saat ini, Button di posisi ketujuh dengan 76 poin atau terpaut 88 poin dari Alonso yang menempati posisi puncak klasemen sementara.

”Banyak orang bertanya, apakah saya akan bertarung untuk memperebutkan gelar juara dunia. Tidak mudah bagi saya mengejar Alonso karena saya harus memenangi tiap seri. Namun, saat ini adalah awal yang bagus,” kata Button.

Selain itu, Button juga ingin bergabung bersama Hamilton, Alonso, dan Webber yang telah memenangi lebih dari satu seri di musim ini. Button memenangi seri pertama, tetapi selalu gagal menang di seri-seri berikutnya.

Bagi Kobayashi, kesempatan start di baris terdepan adalah peluang terbaiknya untuk merebut kemenangan atau podium. Sejak pertama kali mengikuti F1 di Brasil pada 2009, Kobayashi belum pernah merebut podium.

”Saya fokus untuk perlombaan dan berharap setidaknya dapat merebut podium,” kata Kobayashi. (Reuters/AP/ECA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau