Kekeringan

Air 4 Irigasi Susut 80 Persen

Kompas.com - 05/09/2012, 22:14 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Penyusutan permukaan air Sungai Cisadane, dari 12,50 meter menjadi 10,80 meter, membuat pasokan air di empat irigasi ke Kabupaten Tangerang terganggu.

Debit air di masing-masing aliran irigasi, menurun tajam hingga 80 persen dibandingkan dengan kondisi normal.

"Jika pada kondisi normal debit air yang masuk dan mengalir ke saluran irigasi bisa mencapai 10-11 kubik, sekarang tinggal dua kubik," papar Hadli, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Barat Laut Pengairan Kabupaten Tangerang kepada wartawan, Rabu (5/9/2012) ini.

Hadli menjelaskan, empat aliran irigasi bersumber dari Sungai Cisadane itu adalah irigasi barat, barat laut, utara, dan selatan. Aliran irigrasi ini dimanfaatkan warga untuk pertanian, mandi, cuci, kakus (MCK).

Sebagaimana diberitakan, Kepala Seksi Pembangunan Perencanaan Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Binamarga Kabupaten Tangerang, Suwardi, mengatakan, kekeringan akibat kemarau panjang terjadi di 11 kecamatan dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau