Foke Cuti, Prijanto Akan Jadi Gubernur DKI

Kompas.com - 07/09/2012, 18:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta yang juga calon petahana, Fauzi Bowo, mengatakan dirinya akan mengambil cuti selama masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI putaran kedua mendatang.

"Saya ikuti sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Iya (cuti tiga hari)," kata pria yang akrab disapa Foke, saat ditemui di Balaikota DKI, Jakarta, Jumat, (7/9/2012).

Selama masa cuti tersebut, jabatan yang sudah dipegang Foke selama lima tahun akan digantikan sementara oleh Wakil Gubernur DKI, Prijanto. Sementara itu, Kepala Bidang Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informasi DKI Jakarta, Eko Hariadi membenarkan perihal cuti yang diambil oleh Foke.

"Cuti tanggal 14, 15, 16 September 2012. Surat izin Kemendagri juga sudah keluar dengan nomor 273-611/2012 pada tanggal 5 September 2012," kata Eko.

Surat tersebut dikeluarkan oleh Kemendagri sebagai tanggapan atas permohonan cuti kampanye Fauzi Bowo yang diserahkan pada 31 Agustus, dengan nomor surat 11316/-086.4 perihal permohonan cuti kampanye Gubernur DKI Jakarta.

Namun dikatakan oleh Eko, selama Foke melakukan cuti, tidak serta merta semua keputusan Gubernur, dapat diambil oleh Prijanto, karena sebagai pelaksana harian (PLh) tetap ada batasannya.

"Selama Pak Fauzi cuti, Pak Prijanto melaksanakan tugas sehari-hari gubernur DKI Jakarta. Namun, tetap ada batasannya karena dia sebagai PLh," katanya.

Seperti yang diketahui, perihal cuti kampanye sudah tercantum dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan dalam berkampanye itu dilarang menggunakan fasilitas negara selama masa cuti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau