BOGOR, KOMPAS.com - Ada tiga orang pria yang menghuni rumah kosong di RT 03/08, Kampung Warung Jambu, Desa Susukan, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor. Salah seorang di antaranya masih remaja. Hal ini diungkapkan oleh Nurmaya (31), warga yang rumahnya persis di depan lokasi penggerebekan, Senin (10/9/2012) sore.
"Setahu saya ada tiga orang. Yang paling sering kelihatan itu dua orang, semuanya pria," ujar Nurmaya.
Nurmaya mengaku hanya mengingat dua orang saja. Salah seorang di antara masih terlihat sangat muda.
"Masih kelihatan kecil, umurnya paling belasan tahun. Kulitnya bersih banget tapi warna cokelat, tinggi 130 cm, dan rambutnya tebal," kata Nurmaya.
Sementara seorang lagi terlihat lebih dewasa dengan usia sekitar 30-an, berkulit hitam manis, memiliki jambang, bertubuh sedang, tinggi, dan rambut lurus cepak.
Nurmaya mengaku jarang melihat tetangga-tetangganya itu. Terakhir, Nurmaya mengingat sempat melihat salah seorang yang lebih dewasa itu baru saja pulang shalat Jumat pada Jumat (7/9/2012) lalu. Pria itu mengenakan peci dengan memakai celana bahan. Tidak ada percakapan yang dilakukan Nurmaya dengan pria itu. Tetangganya tersebut lebih memilih untuk langsung masuk ke dalam rumah dan menutup pintu.
"Orangnya memang sangat tertutup. Saya sendiri hanya lihat saja dari rumah, karena saya juga nggak suka keluar rumah," kata Nurmaya.
Nurmaya mengaku tidak tahu aktivitas tetangganya itu. Namun, kadang dirinya melihat ada sepeda motor terparkir di depan rumah. Selain itu, pada malam hari, rumah di depannya terlihat gelap gulita. Hanya sebuah sinar lampu terlihat dinyalakan di dalam rumah tersebut.
Sementara penghuni rumah yang masih remaja, lebih sering terlihat keluar rumah mengayuh sepeda merahnya.
"Saya pernah ke warung beli susu kedelai. Ternyata itu yang buat si anak kecil depan rumah saya," ujarnya.
Hal ini dikuatkan dengan kesaksian warga lain yakni Maryati. Maryati kerap melihat seorang remaja tanggung membawa plastik-plastik berisi susu kedelai yang dijualnya di warung-warung sekitar perkampungan ini.
"Iya saya suka lihat anak itu naik sepeda. Bawa plastik, katanya jualan susu kedelai," kata Maryati.
Diberitakan sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror menggerebek sebuah rumah kosong di RT 03 RW 08, Kampung Warung Jambu, Desa Susukan, Bojong Gede, Kabupaten Bogor. Di lokasi, petugas menemukan berbagai macam benda-benda mencurigakan.
Selain menggerebek rumah, tim juga memboyong Arif Hidayat (31) yang diduga mengenal tiga pria misterius itu. Arif hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kota Depok.
Penggerebekan ini diduga terkait dengan kasus ledakan yang berasal dari sebuah rumah Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara, Jalan Nusantara Raya, Depok, Jawa Barat pada Sabtu (8/9/2012).
Di dalam peristiwa itu, seorang pria mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya. Polisi menduga bahwa rumah itu dijadikan gudang persenjataan dan bahan peledak kelompok teror.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang