Besok, Wakil Rakyat Tinjau Tempat Pertandingan PON Riau

Kompas.com - 10/09/2012, 18:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Para wakil rakyat dari Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olahraga, akan melakukan kunjungan kerja untuk meninjau lokasi pelaksaan Pekan Olahgara Nasional (PON) XVIII Riau pada Selasa (11/9/2012) esok. Kunjungan kerja untuk meninjau tempat pelaksanaan PON tersebut disebabkan adanya banyak laporan ketidaksiapan tempat dilaksanakannya pertandingan.

"Besok 13 orang dari komisi X akan ke Riau meninjau kesiapan pelaksaan PON. Hal itu sehubungan dengan banyaknya laporan ketidaksiapan di sejumlah tempat pelaksanaan pertandingan," ujar Anggota Komisi X dari Fraksi Golkar, Zulfadli, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (10/9/2012).

Menurut keterangan Zulfadli, laporan terakhir yang masuk ke Komisi X banyak tempat pelaksanaan PON yang belum siap digunakan meskipun pembukaan dipastikan dilangsungkan besok. Dia mencontohkan tempat pelaksanaan cabang olahraga menembak yang belum siap untuk dipergunakan.

Jika keadaan seperti itu dibiarkan, dia berpendapat para atlet dipastikan akan terganggu. Dia mewanti-wanti panitia pembukaan PON agar kejadian seperti atap runtuh di tempat pelaksanaan cabang tenis yang melukai dua pekerja, dan lapangan futsal yang tertimbun banjir, tidak terulang di saat pelaksanaan resminya akan dilangsungkan. Hal itu dapat mencoreng wajah olahraga nasional.

"Kalau memang tidak siap ya nanti kita terpaksa akan pindahkan ke Palembang atau Jakarta," tandasnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Komisi X dari fraksi Demokrat, Agus Hermanto. Dia menyatakan tidak ikut berangkat, sebab banyak rapat kerja membahas anggaran dengan mitra kerja yang telah terjadwal di periode minggu ini. Dia akan memantau dari Jakarta dan mengharap mereka yang berangkat ke Riau akan bekerja secara maksimal.

"Saya tidak ikut karena masih banyak pembahasan anggaran yang harus dikerjakan. Namun, ada beberapa anggota yang berangkat dengan dipimpin oleh wakil ketua Komisi X, Asman Abnur," ujar Agus.

Seperti diketahui, Jumat (7/9/2012) lalu, kanopi tempat pelaksanaan cabang olahraga tenis ambrol sebelum terpakai. Satu mobil milik kontingen daerah rusak akibat tertimpa kanopi tersebut. Zulfadli meminta pihak penegak hukum menyelidiki kasus tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau