Uji Coba Pengurangan Kawasan "3 In 1" Berjalan Lancar

Kompas.com - 10/09/2012, 19:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai Senin (10/9/2012) ini, uji coba pengurangan kawasan 3 in 1 diberlakukan di sejumlah titik yaitu Jalan Majapahit, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Pintu Besar Selatan. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, mengatakan uji coba pengurangan kawasan 3 in 1 tersebut berjalan dengan lancar dan berhasil mengurai lalu lintas yang ada di wilayah itu.

"Arus lalu lintas di jalur alternatif juga lebih lancar dari sebelumnya. Jadi tentunya diteruskan sesuai rencana," kata Pristono, di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa dengan diberlakukannya kebijakan ini, kecepatan kendaraan dari Jalan Majapahit hingga Kota mampu mencapai 24,91 kilometer per jam. Selanjutnya, kecepatan satu kendaraan di jalur alternatif pertama meningkat menjadi 30,1 kilometer per jam dari sebelumnya hanya 22,2 kilometer per jam.

"Pada jalan alternatif kedua juga meningkat kecepatannya. Dari 20,8 kilometer per jam menjadi 24,8 kilometer per jam," jelasnya.

Pada uji coba ini, pihaknya menerjunkan petugas sebanyak 50 personel untuk mengamankan parkir on street di sekitar Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk agar arus lalu linta tetap mengalir. "Parkir di sekitar kawasan itu sudah tertib, tapi kita tetap pantau," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kawasan 3 in 1 yang dulunya diterapkan pada sembilan titik di Jakarta dikurangi menjadi lima titik saja yaitu di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H Thamrin, sebagian Jalan Gatot Subroto, Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Medan Merdeka Barat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau