Pilkada dki

Fauzi: Warga Jakarta Tak Doyan Pepesan Kosong

Kompas.com - 15/09/2012, 12:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Berkali-kali kandidat gubernur sekaligus Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyampaikan bahwa warga Jakarta tidak suka pepesan kosong. Pepesan kosong yang dimaksud adalah istilah kepada orang yang menawarkan janji tanpa bukti.

Pada saat kampanye hari kedua, Sabtu (15/9/2012), di RW 06 Kelurahan Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, Fauzi menanyakan hal itu kepada warga. "Doyan pepesan kosong apa kagak?" tanya Fauzi ke warga Jati Pulo. Pertanyaan itu langsung dijawab, "Tidak!"

Fauzi membalas dengan mengatakan, "Nanti kita lihat tanggal 20 (hari pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta)," katanya.

Menurut Fauzi, siapa pun yang membawa pepesan kosong di Jakarta tidak akan laku. "Saya berkomitmen tidak akan jual pepesan kosong di sini. Sekali lagi saya minta didoakan. Mudah-mudahan keikhlasan warga mendukung saya bisa membuat saya memimpin Jakarta," katanya.

Fauzi datang di Kelurahan Jati Pulo sekitar pukul 10.00 WIB. Dia membuka dialog dengan warga mengenai beberapa pelayanan pemerintah selama ini. Seorang ibu naik ke panggung kampanye lalu menyampaikan pengalamannya. "Saya sakit usus buntu, berobat di Rumah Sakit Tarakan gratis," katanya.

Fauzi kemudian merespons dengan mengatakan, "Ini janji atau bukti?" Warga menjawab, "Bukti...!"

Pada kesempatan itu, Fauzi menyampaikan komitmennya melayani warga tanpa diskriminasi.

Hadir dalam kampanye itu unsur pimpinan partai politik pendukung pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau