Kebakaran

Walikota Ikut Beri Intruksi, Petugas Damkar Tambah Panik

Kompas.com - 17/09/2012, 03:41 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Kebakaran hebat di area penampungan pedagang dan gedung tiga lantai Pasar Turi Surabaya Minggu (16/9/2012) malam menyita perhatian Walikota Surabaya, Tri Rismaharini untuk datang langsung ke lokasi.

Sayangnya, kedatangan Risma justru membuat puluhan petugas pemadam kebakaran (Damkar) semakin panik.

Kepanikan petugas Damkar karena kedatangan Risma tidak hanya memantau kinerja anak buahnya, namun juga turut memberikan Komando kepada petugas.

Akibatnya, suasana yang awalnya mamang sudah panik, justru bertambah panik setelah Risma datang ke lokasi.

Walikota perempuan pertama di Surabaya ini memang kerap berada di lokasi kebakaran skala besar di Surabaya.

Sebelumnya, walikota yang diusung PDIP ini juga terlihat berada di lokasi kebakaran saat gedung balai pemuda dilalap api pada akhir 2011 lalu.

Hingga pukul 01.45 WIB, api terlihat sudah mulai dapat dilokalisir oleh petugas Damkar Kota Surabaya. Meski begitu, belasan unit mobil Damkar masih terus didatangkan untuk memadamkan sejumlah titik api yang masih terlihat menyala.

Sementara pedagang, masih terlihat terus mengevakuasi dagangannya ke titik aman. Sebagian pedagang memilih mengevakuasi barang dagangan ke Jalan Raya Dupak, sehingga dua jalur jalan raya itu terlihat dipenuhi barang dagangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau