SEMARANG, KOMPAS.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Amir Syamsuddin menyatakan, Jawa Tengah bisa menjadi contoh unggulan dalam pelayanan publik bidang hukum dan keimigrasian. Hal itu disampaikan Amir ketika melakukan kunjungan kerja di kantor Imigrasi Semarang, Senin (17/9/2012).
"Bisa saya katakan di Jawa Tengah unggulan pelayanan publik, walaupun dengan segala keterbatasan," ujarnya.
Pelayanan publik tersebut, ungkapnya, seperti yang lakukan di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang terkait dengan proses pembinaan. Sedangkan yang menonjol pada setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dikunjungi menurutnya yakni disiplin dan keteraturan.
"Disiplin dan keteraturan terlihat saat masuk, saya tidak mengatakan yang lain tidak, tapi itulah yang dirasakan di UPT di Jawa Tengah terutama di Semarang ini," tambahnya.
Selain kantor Imigrasi, Amir juga melakukan kunjungan di Balai Harta Peninggalan (BHP), Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang, Lembaga Pemasyarakata Kelas I Kedungpane Semarang dan juga Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Jawa Tengah.
Pada kunjungan tersebut Amir juga menyatakan pihaknya terus melakukan penertiban handphone, pungutan liar (pungli) dan juga pemberantasan narkoba di lapas dan rumah tahanan (rutan).
"Penertiban berjalan terus, dan juga untuk hal-hal yang berkaitan dengan masalah di lapas. Tidak mungkin melakukan sekali langsung selesai jadi harus ada kontinuitas untuk lebih baik," jelasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang